Aturan Baru, Dubai Tak Lagi Wajibkan Restoran Tutup Tirai Selama Ramadan

  • Whatsapp
Ilustrasi restaurant di Dubai, UEA. (Foto: gulfnews)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

Tak hanya aturan restoran hingga gerai makanan untuk menutup tirai selama Bulan Suci Ramadan, namun beberapa waktu terakhir, negara itu juga melonggarkan sejumlah aturan Islam yang selama ini melekat pada negara-negara di Timur Tengah.

NOTIF.ID, DUBAI – Kini Pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab telah berlakukan aturan baru. Disebutkan, setiap restoran hingga gerai makanan tidak lagi mengharuskan menutup tirai di tempat usaha mereka selama bulan suci Ramadan.

Read More

Hal itu dijelaskan dalam pernyataan Kementerian Pembangunan Ekonomi Dubai, pada Selasa, 13 April 2021.

“Restoran di emirat dapat memilih apakah akan memasang tirai atau menutupi tempat mereka menyajikan makanan selama jam berpuasa,”

“Surat edaran baru mengubah praktik sebelumnya di emirat, yang mengharuskan restoran dan gerai makanan lainnya menyajikan makanan selama jam puasa untuk memasang tirai dan layar.” demikian pernyataan tersebut, dikutip dari AFP.

Sebelumnya, pemerintah Dubai menekankan aturan bagi seluruh restoran, kafe, dan kedai-kedai di wilayah tersebut harus menutup tempat makan dan sajian mereka selama Ramadan demi menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Di lain sisi, perekonomian Dubai dan Uni Emirat Arab pun sangat bergantung di sektor pariwisata, karena terpukul pandemi COVID-19.

Aturan baru itu pun diumumkan pekan ini, ketika Dubai berupaya memulihkan perekonomiannya dengan menghidupkan kembali sektor wisata.

Sebagai informasi, 90 persen populasi Dubai merupakan ekspatriat asing dan sebagian besar merupakan non-Muslim. Tak hanya itu, Uni Emirat Arab juga merupakan negara paling moderat dan progresif di Timur Tengah.

Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir negara tersebut telah melonggarkan sejumlah aturan Islam yang selama ini melekat pada negara-negara di Timur Tengah.

Beberapa perubahan itu diantaranya yakni mencabut larangan bagi pasangan yang belum menikah untuk tinggal bersama, melonggarkan batas konsumsi alkohol, dan dekriminalisasi tindakan bunuh diri.

Sebelum aturan itu diresmikan, Uni Emirat Arab memang jarang menghukum pasangan yang belum menikah tinggal bersama atau tindakan konsumsi minuman alkohol tanpa izin.

Selain itu, Uni Emirat Arab juga mengumumkan hukuman tegas bagi tindakan pembunuhan dengan alasan “demi kehormatan”, di mana sebagian besar korbannya selama ini adalah perempuan yang dianggap mempermalukan keluarganya. (*)

banner 300600

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *