Waspada! Tiga Wilayah di Sumedang Ini Paling Rawan Kasus Curanmor 

  • Whatsapp
Ilustrasi pencurian sepeda motor.. Foto: gridoto.com
Ilustrasi pencurian sepeda motor.. Foto: gridoto.com
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Kepala Kepolisian Resor Sumedang Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Prasetyo Robbyanto menyatakan wilayah Jatinangor, Tanjungsari, dan Pamulihan adalah daerah paling rawan tindakan kriminal pencurian bermotor di wilayah hukum Polres Sumedang.

“Tiga wilayah ini memang paling rawan kasus curanmor,” ujar Eko Prasetyo Robbyanto saat konferensi pers tindak pidana curanmor di Aula Tribrata Mapolres Sumedang, Kamis 4 Maret 2021.

Read More

Meski tidak menyebutkan presentase atau jumlah kasus curanmor yang terjadi setiap harinya di tiga wilayah tersebut, Eko mengatakan Kecamatan Jatinangor merupakan kawasan paling rawan kasus curanmor lantaran wilayah tersebut merupakan kawasan pendidikan dan banyak terdapat kos-kosan.

Selain itu, ujar Eko, wilayah Tanjungsari dan Pamuliham pun turut menjadi sasaran para pelaku curanmor.

“Di tiga wilayah tersebut banyak perusahaan dam kos-kosan. Para pelaku curnamor itu lebih fokus melakukan aksi pencuriannya di wilayah tersebut karena banyak motor yang bisa dengan mudah dicuri, terutama di kosan,” katanya.

Eko menjelaskan, modus operandi yang dilakukan para pelaku curanmor itu yakni dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor yang sedang terpakir.

“Para pelaku curanmor merusak kunci kontak motor dengan menggunakan a kunci astag atau kunci letter T,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku curanmor tersebut karena selama ini sudah meresahkan masyarakat.

“Masyarakat diimbau untuk memarkirkan kendaraannya di tempat yang lebih aman, dan meningkatkan kehati-hatian dengan membiasakan menggunakan kunci ganda agar terhindar dari aksi pencurian kendaraan bermotor yang kian marak terjadi,” ucap Kapolres.(kia/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *