Sudah 3 Bulan Rusak, Perbaikan Geo Theater Rancakalong Sumedang Belum Ada Kejelasan

  • Whatsapp
Pusat pertunjukkan dan atraksi seni budaya Sunda "Geo Theater Rancakalong" di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang ambruk dan tak kunjung diperbaiki.(kiki andriana/notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Pusat pertunjukkan dan atraksi seni budaya Sunda “Geo Theater Rancakalong” di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kini tinggal kenangan. Pasalnya, sejak tiga bulan atap bangunan tersebut  rusak dan atapnya ambruk akibat diterjang angin kencang tak kunjung diperbaiki lagi oleh pemerintah setempat.

Ambruknya atap membuat bangunan yang dibangun baru satu tahun itu hampir kehilangan bentuk aslinya.

Read More

Pantauan Notif di lokasi, Selasa 2 Maret 2021, Pusat Budaya Sunda yang didesain langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini terlihat di garis polisi. Lantai dan halaman gedung berserakan dengan material atap.

Area gedung tampak sama sekali belum memperoleh pembersihan.Reruntuhan material masih dibiarkan begitu saja.

Seniman di kabupaten tersebut berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan gedung yang berfungsi sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya Sunda tersebut.

Seperti halnya yang dilontarkan Sutisna (50), Seniman Tradisional Celempungan asal Rancakalong. Ia menuturkan, sejak ambruknya atap bangunan tersebut hingga saat ini belum ada kejelasan bakal diperbaiki oleh pemerintah. Padahal, kata Sutisna, gedung itu sudah ambruk sejak tiga bulan yang lalu.

“Harusnya segera perbaiki, karena baru saja dibangun, masa sudah hilang lagi,” kata Sutisna saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, hingga saat ini Pemkab Sumedang tak kunjung memberikan informasi kepada seniman tradisional terkait waktu perbaikan gedung tersebut.

“Saya pribadi belum mendapat informasi kapan akan diperbaiki,” ucapnya.

Sutisna menyebutkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, Geo Theater sangat dibutuhkan oleh pengiat seni tradisional. Sebab, kata dia, penampilan mereka di luar ruangan saat ini sudah dibatasi oleh peraturan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kemudian, tambah dia, bangunan Geo Theater itu juga merupakan ruang satu-satunya ruang yang tepat bagi semua seniman di Kabupaten Sumedang untuk menampilkan kemampuannya.

“Kalau saya sama sekali belum pernah tampil disini lantaran bangunnya keburu ambruk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Bangunan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang, Budi Santosa menuturkan, perbaikan Gedung Geo Theater tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2021.

“Hingga saat ini, masih tahap kajian oleh kementerian. Jadi belum bisa diperbaiki karena hasil kajiannya belum keluar,” ujarnya.

Meski begitu, Budi menjelaskan, , perbaikan Gedung Geo Theater itu tidak akan membutuhkan waktu yang lama, lantaran kerusakannya hanya sekitar 40 persen.

“Hanya bagian atapnya saja yang ambruk, bagian yang lainnya tidak rusak,” tutur dia.(kia/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments