Polisi Ungkap Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Raup Puluhan Juta dari Komersialisasi konten

  • Whatsapp
Ilustrasi nonton video syur. (Foto: net)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, JAKARTA – Tersangka NK, penyebar video syur yang mirip pesinetron GL meraup keuntungan hingga RP 75 juta dari komersialisasi konten.

Dilan sir dari Kompas.com, hal itu dikonfirmasi oleh Polres Jakarta Barat, yang menyebutkan bahwa tersangka NK mengaku mendapatkan video tersebut dari sebuah grup di aplikasi berbagi pesan Telegram.

Read More

Disebutkan juga, bahwa NK kemudian menyebarluaskan kembali konten tersebut melalu situs porno yang ia kelola. Video tersebut ia jual dengan harga ratusan ribu rupiah.

“(Dapat) dari Telegram, dikirim ke situ sama orang. Saya manfaatkan saja dari situ,” terang NK, dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, pada Senin, 1 Maret 2021.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, bahwa timnya telah berhasil melacak grup Telegram tersebut yang diberi nama “GC Family”.

“Di dalam grup tersebut terdapat layanan video dan foto bermuatan pornografi,” ujarnya.

Disambung Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, menjelaskan, video dengan pemeran yang mirip pesinetron GL diunggah salah satu anggota grup dengan nama akun F38.

“Tersangka NK menyebarkan video di website gocrot.com. Member-nya kini 14.000. Untuk mengakses video member membayar Rp 250.000 sampai Rp 400.000. Di situ dia mendapat keuntungan,” jelasnya, pada Senin, 1 Maret 2021.

Diketahui, NK telah mengoperasikan situs tersebut sejak November 2019.

“Yang bersangkutan sudah meraup keuntungan Rp 75 juta dari beberapa video yang dimiliki,” kata Ady.

Selain NK, kepolisian juga menangkap tersangka lain dengan inisial MSA. Ia mengaku mendapat video berkonten pornografi tersebut dari sebuah grup telegram bernama “DF 18” pada 11 Februari 2021 lalu. MSA kemudian mengunggahnya ke akun twitter miliknya, @BBFFOfficial.

“(Tujuannya) cari followers, keuntungannya nanti akunnya bisa dijual,” ujar MSA.

Diketahui, MSA merupakan residivis yang pernah melakukan aksi serupa.

“MSA pada 2015 pernah ditangkap dan diproses dengan perbuatan yang sama, (yaitu) penyebaran video porno. Dia divonis 4 bulan (kurungan penjara) di Polda Jawa Timur,” ungkap Ady.

Tersangka MSA ditangkap pada Rabu, 17 Februari 2021 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Sementara, NK ditangkap di Kecamatan Ketapang, Bandung, Jawa Barat, pada Senin, 15 Februari 2021.

Video syur yang menyerupai GL itu tersebar di media sosial sejak Rabu, 10 Februari 2021.

Seorang warga, pada Kamis, 11 Februari 2021 melaporkan GL terkait dugaan tindak asusila dalam video tersebut. Kemudian, pada Rabu, 23 Februari 2021, polisi memeriksa GL dan kini statusnya kini masih saksi. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *