Perselisihan Dua Geng Motor di Cimanggung Sumedang Berujung Damai

  • Whatsapp
Perwakilan dua geng motor yang berseteru di Cimanggung, berdamai di Mapolres Sumedang, Kamis 21 Januari 2021. (Foto: Kiki Andriana/Notif.id)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Perseteruan antar geng motor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, berakhir damai.

Kedua belah pihak yang terlibat tawuran yang menewaskan Karta Gunawan (37) warga Cileunyi, Kabupaten Bandung, akibat ditikam dengan menggunakan pisau dipertemukan di Mapolres Sumedang dan menyepakati untuk berdamai.

Read More

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menuturkan, kedua belah pihak sudah sepakat bahwa persoalan ini sudah selesai di ranah hukum.

“Keduanya sudah sepakat berdamai, karena semua tersangka sudah ditangkap,” ujar AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, di Mapolres Sumedang, pada Kamis, 21 Januari 2021.

Selain itu, Kapolres meminta tidak ada lagi aksi-aksi balasan yang tidak berguna dan tidak bermanfaat untuk situasi saat ini.

“Perwakilan dari kedua belah pihak juga sudah sepakat berdamai,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau kepada seluruh komunitas motor untuk menjadi elemen masyarakat yang bermanfaat. Sebab, lanjut Kapolres, masih banyak hal positif yang masih bisa dilakukan, di antaranya membantu tugas kepolisian mengkampanyekan protokol kesehatan, program vaksinasi, dan melakukan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, itu adalah contoh yang baik.

Selain itu, pihaknya mengingatkan agar kelompok motor tidak melakukan aksi penggalangan dana di jalan raya untuk korban longsor di Cimanggung karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Bantuan sosial longsor Cimanggung sudah terkoordinir di kantor kecamatan Cimanggung dan untuk makanan juga saya kira sudah cukup, tinggal proses relokasi kepada para korban terdampak bencana longsor,” ujar Kapolres. (kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *