CBP Camp Al Ma’soem Tetap Digelar Meski Secara Virtual, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Pelaksanaan Cageur-Bageur-Pinter (CNP) Camp dan University Fair di SMA Al Ma’soem digelar berbeda pada tahun ini. Pelaksanaan even tahunan tersebut dilakukan secara virtual mengingat pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Even tahunan yang sangat ditunggu siswa kelas XII ini biasanya dilakukan dengan menginap di kampus, sekaligus bersilaturahmindenhanbalumni SMA Al Ma’soem yang telah sukses masuk ke perguruan tinggi.

Read More

“Even tahunan ini terpaksa tidak bisa digelar. Akhirnya kami gelar secara virtual,” ujar Ketua Pelaksana CBP Camp Abas Basari via sambungan telepon, 19 Januari 2020.

Menurut Abas, pelaksanaan CBP Camp secara virtual dimulai pad 16 Januari hingha 27 Februari 2021. Ia menuturkan, jika CBP Camp di tahun ini diselenggarakan cukup lama. Selain dilakukan secara virtula, juga ada materi yang diberikan oleh tim BK Al Ma’soem.

“Materi konselinhbdilakukan secara personal. Selain ktu sesi University Fair tidak dilaksanana serentak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ucap dia.

Even tahunan tersebut, kata dia, tetap dilaksanakan meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Pasalnya, even tahunan tersebut memotivasi dan juga untuk mengarahkan siswa kela XII untuk melanjutkan ke perguruan tinggi favorit maupun pendidikan ke luar negeri.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung Ceppu Nasahi Ma’soem menuturkan, meski pandemi belum berakhir, namun semangat dalam mengejar pergurian tinggi favorit harus menjadi prioritas.

“Anak-anak harus semangat berjuang untuk bisa masuk ke perguran tinggi favorit,” kata dia.

Dikatakan Ceppy, CBP Camp dibentuk meruoakan sebuah usaha sekolah dan timses untuk meloloskan semua siswa SMA Al Ma’soem agar bisa diterima ke perguruan tinggi favorit.

“Karena sedang pandemi, CBP Camp dilakukan secara virtual. Untuk belajar juga lebih banyak online. Dan bisa lebih leluasa mencari informasi,” ucapnya.

Siswa, kata dia, bisa juga belajar dari alumni-alumni dulu yang sebelumnya sudah diterima ke Perguruan Tinggi Negeri Favorit untuk dijadikan referensi pembelajaran.

Al Masoem, kata Ceppyz juga mencanangkan program khusus agar bisa mengantarkan siswa masuk ke Perguran Tinggi Negeri Favorit. Sebab, meski pandemi, siswa lulusan Al Masoem harus bisa mengejar pendidikan ke perguran tinggi favorit dimana setelah lulus nantinya bisa berguna dan dibutuhkan masyarakat.

“Maka saya himbau anak-anak agar fokus dan jangan sia-siakan sisa waktu. Bermain juga dikurangi,” tuturnya.

Ceppy menambahkan, CBP Camp dilakukan dengan menggandeng Prof Dr Muchtaridi MSi Apt dari Unpad untuk menjadi pemateri. Kerjasama tersebut dilakukan agar pesentase kelulusan di Perguran Tinggi Negeri meningkat.

“Karena kami mengingjnkan selalu ada peningkatan setiap tahunnya. Semoga tahun ini juga lulusan Al Masoem meningkat lagi yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri,” kata dia.(put/ras)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *