Buntut Pria Tewas Ditikam Usai Salurkan Bantuan Longsor Sumedang, Polisi Tangkap 42 Pemuda

  • Whatsapp
Ilustrasi ancaman pembunuhan. (Foto: istock)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Sebanyak 42 orang pemuda digelandang ke Markas Kepolisian Resor Sumedang lantaran
diduga terlibat tawuran antar kelompok di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hingga menyebabkan seorang korban tewas.

“Yang sudah diamankan ada 42 orang. Kini sedang diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet dihubungi Notif melalui sambungan selular, Sabtu 16 Januari 2021 sore.

Read More

Meski begitu, pihaknya pun belum bisa menyampaikan motif para pemuda yang diduga terlibat dalam tawuran yang itu.

“Belum bisa disampaikan motifnya. Nanti akan disampaikan setelah rampung pemeriksaan,” tutur Yanto.

Sebelumnya diberitakan, tawuran antarkelompok pemuda terjadi di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat 15 Januari 2021 sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam insiden itu, Karta Gunawan (37) warga Jalan Villa Bandung Indah RW26/04, Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi, kabupaten Bandung, Jawa Barat harus meregang nyawa usai ditikam dengan pisau.

JK, kerabat korban mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika korban bersama temannya usai menyalurkan bantuan sosial di Kamp para pengunggsi korban bencana longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung yang berada di Perumahan SBG, Kecamatan Cimanggung.

“Korban tewas di Rumah Sakit setelah mengalami luka tusukan pada dada bagian kanan,” katanya. (kia/mrb)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *