BMKG Prediksi Hujan Terus di Sumedang, Minta Waspadai Retakan Baru di Sekitar Lokasi Longsor

  • Whatsapp
Tim SAR temukan jenazah di lokasi digelarnya pesta pernikahan pada longsor Cimanggung, Rabu 13 Januari 2021. (Kiki Andriana/Notif.id)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Koordinator Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, Hari Saputro memprediksikan hujan akan mengguyur Sumedang mulai dari siang hingga sore.

Kondisi tersebut akan menghambat proses evakuasi korban keganasan bencana tanah longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Read More

Ia mengatakan, wilayah Kabupaten Sumedang sendiri curah hujannya masih cukup tinggi.

“Jika hujan turun, tentu akan menghambat proses evakuasi korban. Tanah di atas masih benar-benar licin,” ujar Hari Saputro di Posko Bencana Cimanggung, Rabu 13 Januari 2021.

Selain itu, Hari menuturkan, jika sore sudah mendung, proses evakuasi harus dihentikan terlebih dahulu. Sebab, kata dia, ditakutkan terjadi longsor susulan.

“Di lokasi longsor bagian barat sudah terjadi retakan,” ujarnya.

Dikatakan dia, BMKG memperkirakan musim penghujan akan terjadi sampai dengan bulan April dengan hujan intensitas tinggi.

“Curah hujan di wilayah di Jawa Barat, hampir semuanya tinggi, namun Jawa Barat bagian utara masih curah hujan sedang, termasuk Kabupaten Sumedang,” kata dia.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan lereng untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

“Jika terjadi ada retakkan segera informasikan ke aparat terkait, biar bisa di proyeksikan,” katanya. (kia/mrb)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *