Kasi Trantib Cimanggung Meninggal, Danramil dan Puluhan Orang Masih Hilang dalam Bencana Longsor di Sumedang

  • Whatsapp
Petugas SAR Gabungan masih berjaga-jaga tak jauh dari lokasi longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sabtu 9 Januari 2021.(kiki andriana/notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pasalnya, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cimanggung, Suhanda ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor susulan di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu 9 Januari 2021 malam.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Notif, selain Suhanda, satu unit mobil patroli milik Polsek Cimanggung juga tertimbun material longsor.

Read More

“Pak MP (Suhanda) sudah ditemukan meninggal dunia, namun belum berhasil dievakuasi. Jenazahnya masih tertimbun material longsor,” kata Petugas Koramil Cimanggung Sertu Budi saat dihubungi Notif melalui sambungan selular.

Selain itu, Budi menuturkan, setelah longsor susulan tersebut, Danramil Cimanggung, Kapten Inf. Setyo Pribadi hingga kini masih hilang kontak dan petugas kepolisian dari Polsek Cimanggung Ipda Dani telah ditemukan dengan kondisi setengah badannya tertimbun material longsor.

“Danramil hilang kontak, dan Ipda Dani mengalami patah tulang,” kata dia.

Menurut dia, material longsor susulan cukup tebal sehingga petugas mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban. Ditambah kondisi gelap gulita dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Untuk kondisi sejauh ini, diduga masih ada puluhan orang yang dinyatakan hilang. Kami belum bisa memastikan jika puluhan orang itu tertimbun atau tidak. Yang jelas mari semua berdoa agar ada keajaiban, dan yang hilang bisa ditemukan dengan selamat,” ujar Budi.

Sebelumnya diberitakan, bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang tersebut terjadi saat siang hari. Bencana terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cimanggung. Pada awalnya, delapan rumah warga mengalami rusak berat akibat tertimbun longsor. Namun, kerusakan rumah bertambah saat terjadi longsor susulan pada Sabtu, petang.

Saat terjadi longsor susulan, sejumlah awak media yang meliput pun mengalami luka-luka usai berhasil menyelamatkan diri. Kedatangan awak media bersamaan dengan rombongan Kapolres Sumedang, Tim SAR Basarnas, yang sedang melakukan pendataan dan evakuasi korban.(kia/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *