Terjadi Longsor Susulan di Cimanggung Sumedang, Sejumlah Awak Media yang Meliput Luka-luka Usai Menyelamatkan Diri

  • Whatsapp
Sejumlah warga dan Tim SAR menyelamatkan diri dari lokasi longsor ke tempat yang lebih aman pascaterjadi bencana longsor susulan di Cimanggung, Sabtu 9 Januari 2021, petang.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Sejumlah awak media yang meliput bencana longsor  di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin 9 Januari 2021, malam, dikabarkan selamat setelah terkena bencana longsor susulan.

Awak media yang tengah meliput bencana longsor tersebut datang bersama rombongan Kapolres Sumedang, Kapolsek, Camat dan Tim SAR Basarnas Kantor SAR Bandung untuk melakukan pendataan pascalongsor awal yang terjadi pada sore hari. Saat petang dan rombongan berada di lokasi longsor, tiba-tiba longsor susulan terjadi.

Read More

Kontributor MetroTV Husni Noersyaf yang ikut melakukan peliputan menuturkan, longsor susulan tiba-tiba terjadi. Kendati demikian, sejumlah awak media terlebih dahulu mendengaar suara gemuruh setidaknya selama 20 detik.

“Ada suara gemuruh sekitar 20 detik, dan tiba-tiba ada longsor susulan. Kami berlarian menyelamatkan diri,” ujar Husni kepada Notif saat diwawancara, Sabtu malam.

Husni menambahkan, dirinya bersama rombongan Kapolres Sumedang tengah berada diatas lokasi longsor dan tengah melakukan pendataan jika ada korban jiwa.

“Kami semua diatas bareng Pak Kapolres. Saya lompat dan lari bareng Pak Kapolres. Semuanya juga begitu. Alhamdulillah masih diberi kesempatan sama Allah SWT. Saya hanya luka-luka di kaki. Tapi kebanyakan teman-teman juga luka,” kata dia.

Husni mengatakan, banyak warga dan anggota polisi yang mengalami luka-luka akibat longsor susulan tersebut. Bahkan dari informasi yang ia terima, masih ada beberapa orang yang hilang. Sementara yang luka-luka sudah mendapat perawatan medis.

“Tapi ada yang masih hilang. Tapi pastinya belum tahu ada berapa,” kata dia.

Hal senada juga diungkapkan Jurnalis TVRI, Doni Irwandi. Doni bahkan tak henti-hentinya bersyukur setelah selamat dari bencana longsor susulan itu. “Alhamdulillah ya Allah masih diberi kesempatan,” tuturnya.

Sementara itu, Jurnalis Notif Indonesia, Kiki Andriana mengalami luka-luka di bagian kaki dan tangan ketika menyelamatkan diri. Saat menyelamatkan diri, ia sendiri melihat ada sejumlah orang yang juga ikut terkena longsor. Kendati demikian ia tak mengetahui kondisi akhirnya.

“Enggak tahu. Semoga semuanya selamat. Soalnya cepat sekali. Saya juga menyelamatkan diri. Luka-luka juga. Padahal dua menit sebelum longsor susulan terjadi, kami semua mau wawancara ke Kapolres. Soalnya rombongan tengah melakukan pendataan dan evakuasi kobran yang tertimbun,” ujar dia.(ras/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *