Polisi Ringkus Komplotan Perampok Minimarket di Rancaekek

  • Whatsapp
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, saat memberkan keterangan pers di Mapolresta Bandung, pada Senin, 4 Januari 2020. (Foto: Notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Pelarian komplotan perampok yang beraksi di salah satu minimarket di Kampung Bojongjati Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat berakhir sudah.

Langkah kedua pria dalam kasus perampokan yang terekam kamera pemantau (CCTV) dan viral di media sosial itu terhenti setelah

Read More

jajaran Satreskrim Polresta Bandung berhasil menangkapnya. Mereka adalah YH (21) dan DD (20).

“Empat jam setelah kejadian kami ungkap dan berhasil menangkap kedua tersangka. Keduanya berhasil diamankan di tempat berbeda,” ujar

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan di Mapolresta Bandung, Senin 4 Januari 2020.
Kapolres menyebutkan, modus dari kawanan pelaku ini masuk ke sebuah minimarket yang akan tutup.

“Setelah mereka masuk di minimarket, tersangka menodongkan senjata tajam dan memaksa dua karyawan minimarket. Kemudian tangan kedua karyawan di ripet dan dibawa ke belakang,” kata Kapolres.

Tersangka YH ini, lanjut Hendra, merupakan mantan karyawan di minimarket tersebut.

“YH ini mantan karyawan minimarket tersebut, sehingga mengetahu persis jam berapa uang terkumpul dan aspek keamanannya seperti apa,” ucapnya.

Selain itu, Hendra mengatakan, dalam aksinya, kedua tersangka berhasil mennggondol uang senilai Rp 9.600.000.

“Keduanya punya hubungan keluarga sebagai kakak dan adik ipar. Motif kedua pelaku karena ekonomi,” katanya

Dari rekaman CCTV, tambah Hendra, wajah dari kedua tersangka tidak terlihat, lantaran keduanya sudah memahami situasi dan letak CCTV, sehingga datang menggunakan switer yang menutupi wajahnya.

“Mereka kurang pintar, karena tidak ada kejahatan yang sempurna. Masih ada saksi-saksi yang melihat mereka lari,” tuturnya.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan para saksi, akhirnya tidak butuh waktu lama polisi berhasil menangkap kedua tersangka di dua tempat berbeda.

“Empat jam setelah kejadian kami ungkap dan berhasil menangkap kedua tersangka,” ujar Kapolres.

Selain mengamankan kedua pelaku, kata Hendra, sejumlah barang bukti turut diamankan petugas, yakni uang senilai Rp 9.600.000, sebilah golok, 4 buat ripet, dan barang bukti lainnya

“Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun,” ucap Hendra. (kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *