Helikopter Militer Suriah Ditembak Jatuh Setelah Serangan di Wilayah Bandara Damaskus

Puing-puing helikopter Militer Suriah ditembak jatuh di Aleppo barat pada 14 Februari 2020. (Foto: Elias Chahoud/@ mo3atasem91 via Twitter)

NOTIF.ID, INTERNASIONAL – Media pemerintah Suriah, SANA telah membenarkan bahwa telah terjadi serangan terhadap satu helikopter milik militer Suriah yang ditembak jatuh oleh pemberontak di kawasan barat laut suriah dan menyebabkan dua pilot di dalamnya dilaporkan tewas, pada Jumat, 14 Februari 2020.

“Sekitar pukul 13.40 salah satu helikopter militer kami ditembak oleh rudal musuh di daerah pedesaan Aleppo. Kejadian ini membuat helikopter jatuh dan seluruh kru di dalamnya tewas,” tulis SANA, yang dikutip dari AFP.

Dilansir dari CNNIndonesia, helikopter dilaporkan jatuh di dekat kota Urum al-Kubra, daerah pemberontak Suriah yang mendapat dukungan Turki. Namun, Turki tidak mengklaim bertanggung jawab atas kejadian penembakan helikopter milik militer Suriah. Sejauh ini, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun, Dilaporkan Thedefensepost.com, Kelompok Front Pembebasan Nasional yang didukung Turki, kemudian mengklaim telah menembak jatuh helikopter dengan MANPADS, dan menewaskan tiga kru.

Sebelumnya, The Syrian Observatory for Human Rights, pada Kamis, 13 Februari 2020 dini hari, telah mengatakan terjadinya serangan di wilayah Bandara Internasional Damaskus yang menyebabkan tewasnya tiga milisi Suriah dan empat pasukan Garda Revolusi Iran.

Namun, Hal tersebut segera disangkal oleh pihak Suriah, yang mengatakan sistem pertahanan udaranya telah berhasil mencegat serangan rudal tersebut. Militer Suriah disebut telah berhasil mencegat beberapa rudal lainnya sebelum mencapai target.

Laporan dari SANA mengatakan, helikopter yang ditembak jatuh itu sebelumnya dioperasikan untuk memberikan dukungan udara untuk bahwa pasukan Angkatan Darat Suriah yang sedang melakukan operasi di daerah al-Rashidin di Aleppo barat.

Insiden ditembaknya helikopter Suriah merupakan yang kedua kalinya pada minggu ini.  Setelah adanya laporan dari pejuang pemberontak, bahwa helikopter Mi-17 buatan Rusia dijatuhkan oleh roket yang ditembakkan dari provinsi Idlib pada hari Selasa, 11 Februari 2020.

Tak jelas Bagaimana pemberontak mendapatkan senjata. Namun, diduga ada sejumlah fraksi yang didukung oleh Turki, yang menentang pasukan Bashar al-Assad yang bertempur di daerah kantong barat laut, telah didominasi oleh kelompok jihadis Hayat Tahrir al-Sham. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here