ASN Disdik Kabupaten Bandung Diduga Langgar Kode Etik dengan Ikut Kegiatan Parpol

Januar Solehuddin, Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung. Foto: Notif.id.
Januar Solehuddin, Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung. Foto: Notif.id.

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Panwaslu Kecamatan Ibun menemukan adanya dugaan pelanggaraan ASN pada saat melaksanakan pengawasan di salah satu kegiatan partai politik di Lapangan Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Minggu 2 Februari 2020.

Belakangan diketahui, ASN tersebut berinsial SK. SK merupakan ASN yang koridor kerjanya berada dibawah Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Temuan tersebut kemudian ditindak lanjuti oleh Bawaslu Kabupaten Bandung karena terindikasi melakukan pelanggaran pada Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 Tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

“Dugaan pelanggaran tersebut telah kami tindak lanjuti, yakni dengan memanggil panwaslu kecamatan beserta terduga, namun pada pemanggilan pertama terduga sempat tidak hadir,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Januar Solehuddin di Soreang, Kamis 13 Februari 2020.

Baca Juga:   Bupati Jember Desak ASN Pensiun Dini Jika Ikut Jadi Peserta Pilkades

Dalam menindak lanjuti temuan tersebut, Bawaslu meminta keterangan dalam proses klarifikasi terhadap dugaan pelanggaran itu. Dan setelah dilakukan klarifikasi akan dilanjutkan kepada proses pembahasan.

Menurut Januar, dalam proses pembahasan nanti akan dilihat apakah pada keterangan yang disampaikan oleh terduga dan fakta yang terjadi telah termasuk unsur pelanggaran atau tidak.

“Karena sesuai dengan PP 42/2004 pada pasal 11 huruf c menjelaskan bahwa etika terhadap diri sendiri meliputi menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan,” kata Januar.(put/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here