Hebat! Ilmuwan Asal Indonesia Ini Turut Rancang Gundam Bergerak di Yokohama

Gundam Factory di Yokohama, Jepang. (foto: Timeout.com)
Gundam Factory di Yokohama, Jepang. (foto: Timeout.com)

NOTIF.ID, INTERNASIONAL – Pada bulan Juli-Agustus 2020, setiap hari Sabtu dan Minggu. Gundam Factory di pelabuhan Yokohama yang dikutip pada laman resmi gundam-factory, akan menggelar pameran replika Gundam raksasa bergerak.

Ini bukan merupakan kali pertama replika Gundam dibuat. Sebelumnya, Odaiba pernah membuat replika RX-0 Unicorn Gundam. Namun, mobilitasnya terbatas dibandingkan dengan model baru yang akan dibangun di Yokohama.

Gundam Factory, membangun replika Gundam setinggi 18 meter yang dapat bergerak bersama dengan dermaga setinggi 25 meter di sekitarnya. Dikabarkan, model baru ini dapat menggerakkan anggota tubuhnya serta jari-jari dan dapat mengepalkan tangannya atau membuat ‘tanda perdamaian’ dan perintah lainnya.

Membangun Gundam yang bergerak memang tidaklah mudah. Pada serial YouTube yang dirilis oleh Gundam Channel, mengungkapkan, bahwa untuk menyelesaikan tantangan desain terbaru Gundam, membutuhkan semacam materi iklan untuk memberikan tampilan yang lebih modern dan mereplika Gundam semirip mungkin dengan model aslinya.

Selain itu, para Insinyur juga tertantang untuk memberikan pembatasan berat, karena setiap bagian yang melebihi batas dapat menyebabkan bagian lainnya putus.

Oktober 2020 mendatang, para pengunjung dapat menikmati replika Gundam setinggi 18 meter yang dapat bergerak. (Foto: Desinasia.co.id)

Pameran Gundam akan dibuka selama satu tahun dari Oktober 2020 hingga Oktober 2021. Namun, pada musim panas ini Gundam Factory akan mengadakan program khusus dari Juli-Agustus, di mana pengunjung dapat melihat sekilas fasilitas dan naik ke dek observatorium di Gundam Dock Tower, yang akan membawa para pengunjung sejajar setinggi mata dengan replika Gundam.

Ilmuwan dari Indonesia juga turut terlibat dalam pembuatan replika Gundam raksasa tersebut. Profesor bidang jaringan saraf buatan, Department of Mechanics and Information, Chukyo University, Jepang, Pitoyo Hartono menjelaskan, selama pra-pembukaan di bulan Juli-Agustus 2020, para pengunjung dapat melihat persiapan yang merupakan Gundam Global Challenge.

“Itu (pameran Gundam) terbuka untuk umum dan berbayar,” katantya.

Pitoyo yang sudah bergabung bergabung dalam proyek tersebut pada 2014 lalu, bersama profesor bidang fisika terapan dari Waseda University, Shuji Hashimoto, selaku pimpinan tim akan bertanggung jawab dalam perancangan pembuatan teknologi dasar dari replika Gundam agar dapat bergerak.

“Kami akan menyelenggarakan program edisi terbatas yang memberikan para peserta kesempatan untuk mengintip fasilitas sebelum diresmikan. Selain memasuki venue lebih awal dan menikmati suasana, para peserta dapat naik ke dek observatorium khusus di Gundam-Dock Tower. Tiket akan dijual sekitar April 2020. Rincian akan diumumkan segera,” tulis laman Gundam-factory.

Rencananya, replika Gundam akan selesai sekitar Oktober 2020, setelah Olimpiade Tokyo. Menurut Pitoyo, dia dan rekan timnya sekarang sedang merancang robot ini di suatu tempat yang masih dirahasiakan.

“Setelah itu akan kami bongkar lalu kami pindah ke venue kami di Yokohama. Banyak tantangan, tapi so far so good.” ungkapnya. (*)

Sumber: Tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here