Waduh!!! Ternyata Ini Penyebab Banjir Lumpur dan Banjir di Kawasan PT Kahatex

  • Whatsapp
DPRD Sumedang melalukan sidak di proyek perumahan mencari penyebab terjadinya banjir lumpur di sejumlah desa dan banjir di kawasan PT Kahatex, Senin 10 Februari 2020.(kiki andriana/notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – DPRD Sumedang akhirnya menemukan penyebab banjir lumpur di Kawasan Cimanggung dan Jatinangor, serta banjir di kawasan PT Kahatex belakangan ini.

Setelah dilakukan pengecekan, banjir yang terjadi diduga karena maraknya pembangunan perumahan di Kawasan Gunung Geulis, Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Cimanggung.

Read More

“Banjir lumpur yang melanda sejumlah desa dan banjir di kawasan PT Kahatex berasal dari proyek perumahan di Gunung Geulis,” ujar Ketua Komisi II DPRD Sumedang, Warson Mawardi seusai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di proyek perumahan di Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Sumedang, Senin 10 Februari 2020.

Menurut Warson, setelah dicek, ada beberapa hal yang perlu dibenai oleh pengembang perumahan agar banjir tidak kembali terjadi. Salah satunya, fasilitas umun dan fasilitas sosialnya.

“Saya meminta agar pengembang segera lakukan perbaikan,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sumedang Asep Rony Hidayat menuturkan, faktor terbesar penyebab banjir selain curah hujan yang tinggi juga diperparah dengan kondisi saluran air di perumahan tersebut yang sangat kecil.

Maka dari itu, ucap dia, perlu ada beberapa tindakan dari dinas terkait untuk segera mengatasi persoalan banjiri di kawasan Jatinangor dan Cimanggung.

“Kemungkinan terbesar penyebab banjir karena ada kesalahan dari pengembang,” kata dia.

Untuk diketahui, wakil rakyat dari Sumedang itu melakukan sidak di dua lokasi proyek perumahan yang berlokasi di Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung. Yakni perumahan Kampung Geulis dan perumahan yabg berada di Desa Cisempur.

Dalam sidaknya, wakil rakyat itu turut menggandeng Dinas PUPR Sumedang, Satpol dan sejumlah instansi terkait.

Untuk diketahui sebelumnya, kawasan Jatinangor dan Cimanggung belakang ini dihebohkan dengan banjir lumpur saat hujan turun. Selain itu, banjir juga menggenangi Jalan Raya Bandung-Garut di kawasan PT Kahatex.

Banjir di Kawasan PT Kahatex sendiri terjadi akibat drainase yang tersembat dan menimbulkan air meluap ke badan jalan. Parahnya lagi, sejumlah warga menuding ada pabrik yang juga sengaja membuang limbah cairnya saat hujan turun. Hal ini turut menambah parah banjir dan menyebabkan kemacetan lalu lintas yang panjang setiap hujan deras turun.(kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *