Aturan Mobil Listrik Dikeluarkan, Kemenhub Akan Berlakukan Uji Tipe dan Aturan Uji Berkala

Mobil listrik. (Foto: thinsktock via MediaIndonesia.com)

NOTIF.ID, JAKARTA – Dikeluarkannya Perpres No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, aturan ini akan memfasilitasi percepatan penerapan untuk kendaraan listrik, saat ditemui sejumlah wartawan di kantor Kemenhub, pada Jumat 7 Februari 2020.

Apalagi, Kementerian Perindustrian akan merencanakan untuk mengganti mesin konvensional (combustion engine) menjadi listrik. Namun, belum ada aturan uji tipe untuk memfasilitasinya.

“Dengan adanya penggantian mesin berarti kan ada tipe baru. Concern saya bagaimana kelanjutan kemenperin untuk melakukan pendaftaran nomor identifikasi kendaraan. Sampai sekarang regulasi yg mengatur itu dalam undang-undang belum ada, dan butuh pembahasan teknis,” kata Budi.

Sebelumnya, Budi mengatakan dalam uji tipe itu memang yang kita masukkan menyangkut masalah kinerja dari baterai. Sedangkan aturan lainnya, yakni mengenai uji berkala. Budi Setiyadi menjelaskan, aturan itu sebagai antisipasi kelak jika kendaraan listrik sudah masif di Indonesia.

“Nanti kalau sudah cukup banyak mobil terutama yang angkutan umum kita dorong, nanti uji berkala kan tiap enam bulan. Itu sedang kita buatkan regulasi,” katanya.

Budi menegaskan, kendaraan listrik saat ini harganya masih tinggi, penggunaannya pun masih terbatas. Karena itu, saran Budi, jika Kemenperin ingin memulainya dari sepeda motor listrik jauh lebih terjangkau harganya, tetapi tetap harus diuji kelayakannya.

“Memang mau dimulai dari motor listrik misalnya, tapi kan harganya masih cukup mahal, taruhlah masih sekitar Rp 24 jutaan. Kalau mau dipakai harus ada uji tipenya dulu, ini yang kami bahas dengan Kemenperin dan Kepolisian,” kata Budi.

“Memang mau dimulai dari motor listrik misalnya, tapi kan harganya masih cukup mahal, taruhlah masih sekitar Rp 24 jutaan. Kalau mau dipakai harus ada uji tipenya dulu, ini yang kami bahas dengan Kemenperin dan Kepolisian,” ujarnya.

Dirinya siap bertanggung jawab pada aturan Uji Tipe dan aturan Uji Berkala. Ia menjelaskan, untuk aturan Uji Berkala masih dalam pembahasan internal, sehingga masih harus menunggu beberapa waktu lagi. (*)

Sumber: CNBCIndonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here