Dua Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Cimahi Dibekuk Polisi

Polisi Polres Cimahi, menyita barang bukti pelaku kasus pencabulan anak dibawah umur berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, satu pasang sendal jepit, dan sebilah bambu, di Mapolres Cimahi, pada Jumat 7 Februari 2020. (Foto: Notif.id)

NOTIF.ID, CIMAHI – Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi membekuk dua orang pelaku penganiayaan dan pencabulan kepada anak dibawah umur, yakni NAN (27) dan NN (17). Kepala Polres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menjelaskan, kasus bermula saat NN menjalin kontak dengan korban, yakni ZNS (15) melalui pesan singkat dan sepakat bertemu di kawasan sekitar rumah sakit di Cimahi.

“Kemudian, tersangka ini mengajak korban ke sebuah saung di wilayah Cipageran,” ujar Yoris, di Mapolres Cimahi, pada Jumat 7 Februari 2020.

Di lokasi kejadian, korban diajak pesta minuman keras. Dipaksa NN dan NAN untuk melayani nafsu bejat mereka. ZNS yang sempat menolak, akhirnya dianiaya kedua pelaku di bagian wajah. Tak bisa melawan, akhirnya ZNS yang diketahui telah putus sekolah tersebut, dicabuli bergiliran oleh NN dan NAN.

“Korban dibawa menggunakan motor ke pinggir kebun, lalu dianiaya dengan dipukul dan ditusuk menggunakan batang bambu kering. Dalam kondisi terluka, korban disetubuhi dan ditutup dengan bambu,” papar mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung ini.

Selain tersangka, petugas menyita barang bukti, diantaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, satu pasang sendal jepit, dan sebilah bambu.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 81 dan 82 Undang-Undang No 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Keduanya terancam hukuman pidana hingga 15 tahun penjara. (fan/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here