Pegiat Modifikasi Kendaraan Tak Boleh Asal, Pemerintah Tetapkan Aturan Baru

Bengkel Modifikasi Suharyanto di Dusun Nogosari III, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. (Foto: Detikoto)

NOTIF.ID, JAKARTA – Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika mengatakan, pihaknya dalam tahap penyusunan aturan bagi standardisasi komponen modifikasi kendaraan (Mobil dan Motor) di bawah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Dilansir dari CNNIndonesia, langkah ini dijelaskan oleh Putu, saat ditemui sejumlah wartawan pada acara Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 di Jakarta Selatan, pada Rabu, 5 Februari 2020. Pembuatan aturan baru mengenai modifikasi kendaraan ditujukan agar komponen modifikasi tetap berkualitas dan layak digunakan, dan pemerintah tengah merumuskan standardisasi komponen penunjang.

“Jadi Kemenperin memfasilitasi dan kami sudah berkali-kali rapat, sudah menyusun konsep. ini sudah tahap akhir,” katanya.

Baca Juga:   Polisi Bongkar Kasus Penggelapan Mobil di Sumedang

Dirinya mengatakan bahwa format standardisasi untuk komponen penunjang otomotif harus berdasarkan SKKNI yang sudah ditetapkan di level Kementerian Ketenagakerjaan.

“Sementara itu, untuk sertifikasi kami akan menyiapkan beberapa lembaga sertifikasi profesi LS Pro (lembaga sertifikasi produk) sebagai asesor dan memilih beberapa tempat sebagai tempat uji kompetensi,” ucap Putu.

Putu meyakini komponen penunjang industri modifikasi yang dibuat di dalam negeri sudah berstandar internasional. Di sisi lain, Putu juga menambahkan standardisasi komponen modifikasi kendaraan yang penting untuk diterapkan guna meningkatkan nilai produk dalam negeri.

“Karena yang diproduksi macam-macam ada interior, eksterior, kaki-kaki. Ini yang akan kami sertifikasi sehingga mereka bisa mempertanggungjawabkan pekerjaannya. Jadi sertifikasi yang lulus bertanggungjawab terhadap hasilnya,” ucapnya. (*)

Baca Juga:   Seorang Sopir di Sumedang Ini Kaget Lihat Mobilnya Tiba-Tiba Masuk Parit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here