Lagi dan Lagi! Macet 2 Kilometer Akibat Banjir di Depan PT Kahatex, Pengendara Nekat Terobos Genangan

Jalur Kahatex Kembali Dilanda Banjir, Lalu Lintas Macet 2 Kilometer, pada pada Rabu sore, 29 Januari 2020. (Foto: Kiki Andriana/Notif.id)

NOTIF.ID, SUMEDANG – Ruas jalan di kawasan PT Kahatex, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali tergenang banjir usai hujan lebat. Banjir mengakibatkan ruas jalan Arteri Bandung-Garut tersebut mengalami macet parah, pada Rabu sore, 29 Januari 2020.

Pantauan Notif di lokasi, pada pukul 19.30 WIB, air setinggi 50 centimeter masih menggenangi kawasan tersebut. Motor dan mobil yang nekat menerobos genangan banjir pun mengalami mogok.

Ekor kemacetan memanjang hingga Bundaran Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

“Genangan air mulai terjadi pada pukul 17.00 WIB tadi,” ucap Kapolsek Cimanggung, Kompol Herdis Suhardiman, kepada Notif via pesan singkat.

Dikatakan Herdis, untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, kepolisian merekomendasikan jalur alternatif kepada para pengendara yang melaju dari arah Bandung menuju Garut.

“Pengendara yang melintas dari arah Bandung menuju Garut, dan Tasikmalaya direkomendasikan untuk melewati jalur akternatif, yakni melewati jalur Desa Jatiroke, Desa Cisempur, Desa Sawah Dadap, dan nantinya keluar di Parakan Muncang, Kecamatan Cimanggung, dan nantinya masuk lagi ke jalur Bandung – Garut, ditanggung aman,” ucapnya memberikan solusi.

Menurut penuturan warga setempat, Tatang (48) Warga Dusun Warung Cina, Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung, mengatakan, luapan air terjadi setelah hujan reda pada pukul 15.50 WIB.

“Tidak lama hujan reda, volume air langsung meningkat, dan air meluap ke jalan, ” katanya.

Menurut Tatang, banjir tersebut terjadi akibat drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

“Di gorong-gorong yang baru diperbaharui, ternyata banyak kayu bekas pekerjaan yang tidak dicopot, akhirnya sampah juga banyak yang menyangkut di dalam gorong-gorong,” keluhnya.

Dik Dik Rudiana (47) warga Cipeundeuy, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, juga mengeluhkan hal yang sama, akibat penanganan drainase yang tak diperbaiki secara baik, mengakibatkan banjir terjadi lagi dan menyebabkan kemacetan di kawasan PT Kahatex sejak tadi sore.

“Pukul 17.30 WIB tadi jalan sudah mulai macet, namun pukul 18.00 sempat lancar lagi, dan sekarang macetya semakin parah,” kata Dik Dik di Cipacing. (kia/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here