Aman dari Radiasi Nuklir, Jepang Gelar Pawai Obor Olimpiade 2020 di Fukushima

Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: culturejapan.jp)

NOTIF.ID, INTERNASIONAL – Olimpiade Tokyo akan segera dimulai pada 24 Juli 2020 mendatang. Sebelumnya, pawai obor Olimpiade 2020 akan diadakan di Prefektur Fukushima, Jepang mulai pada 26 Maret 2020 di J-Village.

Dilansir dari Antara, Pihak Otoritas Prefektur Fukushima, pada Selasa, 21 Januari 2020, telah memastikan tidak adanya ancaman paparan radiasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir yang terdampak gempa dan tsunami pada 11 Maret 2011 di wilayah itu.

Menurut data per Desember, Otoritas setempat telah memantau 24.000 titik sepanjang jalur pawai di fukushima, di Desa Litate yang terletak di 240km Timur Laut Tokyo. Hasil tersebut menunjukan angka radiasi tertinggi yaitu 0,77 microsieverts per jam.

Bila empat jam berdiam diri di lokasi, maka paparan radiasinya akan menjadi 3,08 microsieverts atau 0,003 milisieverts. Angka yang jauh di bawah target dari pemerintah setempat untuk menjaga eksposur tahunan publik akibat dampak bencana nuklir di bawah 1 milisieverts.

Sebagai perbandingan, penumpang pesawat terpapar radiasi 0,1 hingga 0,2 milisieverts. dalam perjalan dari Tokyo menuju New York.

“Ini tak akan menjadi masalah selama dalam menggelar pawai obor,” pernyataan Otoritas Prefektur Fukushima seperti dikutip Reuters.

Laporan otoritas Regulasi Nuklir Jepang, tingkat radiasi di Desa Litate sekitar 20 kali lebih tinggi dari pusat kota Tokyo. Tercatat sebesar 0,037 microsieverts per jam pada Selasa 21 Januari 2020.

Walaupun sudah dikatakan aman dari radiasi nuklir, para Atlet Korea Selatan berencana untuk membawa detektor radiasi dan pasokan makanan pada musim panas nanti.

Pawai Obor akan digelar di Fukushima selama tiga hari hingga 28 Maret, dimana lebih dari 260 orang akan membawa obor api Olimpade sebelum menjelajahi wilayah lainnya di Jepang menuju Olimpiade Tokyo. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here