Wabah Pneumonia Menyebar, Warga Jepang Terinfeksi Virus Corona Misterius China

Ilustrasi menyebarnya wabah wabah pneumonia misterius China ke Jepang. (dshack / Foter / CC BY-NC via biznews)
Ilustrasi menyebarnya wabah pneumonia misterius China ke Jepang. (dshack / Foter / CC BY-NC via biznews)

NOTIF.ID, INTERNASIONAL – Wabah pneumonia misterius China yang dikaitkan dengan virus corona SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) alias infeksi saluran pernapasan berat di 2002-2003 dikonfirmasi sudah menyebar ke Jepang.

Kementerian kesehatan Jepang mengatakan bahwa seorang pria yang mengunjungi Wuhan – lokasi awal penyebaran penyakit, telah dirawat di rumah sakit pada 10 Januari 2020.

Sebelumnya, empat hari setelah kepulangannya ke Jepang, dia melaporkan bahwa dirinya mengalami demam yang persisten.

Dia juga menjelaskan, dirinya tidak mengunjungi pasar ikan Wuhan, sehingga tidak jelas bagaimana dia tertular virus tersebut.

Rumah sakit mengkonfirmasi bahwa melalui serangkaian tes yang dilakukan pada pasien tersebut, dia positif terjangkit virus corona SARS.

Dikutip dari AFP, penjelasan Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan bahwa kasus pneumonia ini merupakan penemuan domestik pertama kasus terkait dengan virus corona.

“Kami akan melanjutkan penelitian epidemiologi aktif sambil mengoordinasikan upaya dengan WHO dan lembaga terkait untuk melakukan penilaian risiko,” penjelasan Kementerian Kesehatan Jepang.

Pihak berwenang China mengatakan virus itu mungkin telah menyebar di antara anggota keluarga. Hal ini membuka membuka kemungkinan penularan dari manusia ke manusia.

Dokter WHO, Maria Van Kerkhove, dalam keterangannya pada Selasa, 14 Januari 2020 mengatakan, jika dirinya tidak merasa terkejut jika ada beberapa penularan dari manusia ke manusia yang terbatas, terutama di antara keluarga yang memiliki hubungan dekat satu sama lain.

Wabah ini telah menimbulkan kekhawatiran, karena virus baru ini berasal dari keluarga yang sama dengan SARS yang menewaskan 349 orang di daratan China dan 299 di Hong Kong pada 2002 dan 2003 lalu.

Pihak berwenang di Wuhan, Provinsi Hubei juga mengatakan bahwa pasar makanan laut adalah pusat penyebarannya dan Pasar itu telah ditutup pada 1 Januari 2020.

Virus corona SARS diduga telah menyebar ke beberapa negara, yakni Thailand dan Korea Selatan. KBRI di Beijing juga mengimbau kepada seluruh WNI yang berada di China untuk mewaspadai penyakit misterius tersebut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here