Underpass Cileunyi Mulai Dibangun, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Mulai 15 Januari Hingga 13 Mei 2020

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Hari Suko Setiono, ddampingi Dirlantas Polda Jabar Kmbes Pol Edy Dj, Kepala Satker Tol Cisumdawu Yusrizal Kurniawan , dan Kapolresta Bandung Kombes Pol hendra Kurniawan, menjelaskan mengenai rekayasa lalu lintas di Simpang Cileunyi,Rabu 15 Januari 2020.(notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Rekayasa lalu lintas di Simpang Cileunyi akan diberlakukan mulai 15 Januari hingga 13 Mei 2020. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut menyusul dimulainya pembangunan underpass jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI (BBPJN) Hari Suko Setiono mengatakan, penerapan rekayasa lalu lintas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BBPJN VI bersama Korlantas Polri, Ditlantas Polda Jabar dan Dinas Perhubungan tersebut dilakukan untuk meminimalisir dampa kemacetan lalu lintas. Terlebih, Simpang Cileunyi memang terbiasa dengan padatnya volume kendaraan setiap harinya.

“Rekayasanya, untuk kendaraan dari arah exit tol Cileunyi menuju Garut, Tasikmalaya, Sumedang dan sebaliknya,” ujarnya saat konferensi Pers di Simpang Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu 15 Januari 2020.

Hari menambahkan, rekayasa juga  akan dilakukan dalam beberapa skenario. Salah satunya adalah kendaraan dari arah exit tol Cileunyi akan diarahkan belok kiri Pasar Sehat Cileunyi. Dari situ, ujar dia, kendaraan bisa berbelok ke kiri di pertigaan Tugu Cileunyi menuju Cibiru atau belok kanan ke arah Cibeusi.

Sementara untuk kendaraan yang belok kanan di pertigaan tersebut, bisa meneruskan perjalanan ke arah Sumedang lewat jalur lurus. Sedangkan kendaraan yang akan menuju Garut dan Tasikmalaya bisa belok kanan lagi ke arah pertigaan Jalan Raya Cipacing-Rancaekek.

Dikatakan dia, untuk pengendara dari arah exit tol menuju Garut atau Tasikmalaya, telah disiapkan lajur pembantu pada Simpang Cileunyi. Lajur itu memungkinkan pengendara bisa langsung belok kanan menuju menuju Jalan Raya Cipacing-Rancaekek.

“Bagi pengendara dari arah Jatinangor dan Sumedang yang akan menuju gerbang tol Cileunyi dan Cibiru tidak lagi bisa langsung. Petugas akan mengarahkan untuk belok kiri terlebih dulu menuju Jalan Raya Cipacing-Rancaekek, kemudian baru bisa memutar arah di putaran utama Cipacing kembali menuju gerbang tol Cileunyi atau arah Cibiru,” ujarnya.

Dengan diberlakukannya rakayasa tersebut, Pengendara juga disarankan untuk menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Simpang Cileunyi.

“Pengendara bisa menggunakan¬† Jalan Raya Parakanmuncang dan Jalan Sayang dari arah Sumedang dan Jalan Raya Cijapati atau Sapan dari arah Bandung. Bagi pengendara dari arah Cirebon bisa menggunakan Tol Cipali,” kata dia.(put/mrb)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here