Penindakan Perda KTR Masih Difokuskan kepada PNS Pemkab Bandung

Kasatpol PP Kabupaten Bandung, Kawaludin.(notif.id)

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Perda mengenai kawasan tanpa rokok (KTR) sudah sah diberlakukan pada 8 Desember 2018. Penindakan pelanggaran kepada perokok yang merokok sembarangan di wilayah Kabupaten Bandung telah berlaku sejak 1 Januari 2020.

Meski massa penindakan sudah berjalan dua minggu, Satpol PP Kabupaten Bandung masih berkutat menertibkan para perokok termasuk PNS di lingkungan Pemkab Bandung. Sehingga, penindakan di luar lingkungan Pemkab Bandung masih belum terlaksana.

“Kami masih fokus dan memprioritaskan kepada PNS di lingkungan Pemkab Bandung dulu. Kalau PNS sudah tertib, baru kita melakukan penindakan ke luar,” kata Kawaludin, Kasatpol PP Kabupaten Bandung di Soreang, Selasa 14 Januari 2020.

Menurut Kawaludin, meski pihaknya belum melakukan penindakan di luar lingkungan Pemkab Bandung, namun sosialisasi Perda KTR terus dilakukan. Salah satunya disosialisasikan kepada supir-supir angkot.

Baca Juga:   Pemkab Sumedang dan Pemkab Bandung Diminta Salurkan BLT Secara Tepat Oleh KPK

Pasalnya, kata dia, angkutan umum menjadi salah satu area yang harus berbas dari asap rokok. Untuk sosialisasi itu, Satpol PP telah berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Bandung.

“Enggak mungkin kami secara langsung atau serentak melakukan penindakan. Selain memang keterbatasan personel, kami harus menertibkan PNS duku sebagai contoh untuk masyarakat,” kata dia.

Nantinya, kata dia, angkutan umum di Kabupaten Bandung dipastikan akan bebas dari asap rokok. Sebab, setelah penindakan berlaku ke luar lingkungan Pemkab Bandung, sejumlah area bebas asap rokok akan dipasangi imbauan bebas asap rokok.

“Kalau di angkutan umum nanti akan diberi sticker. Stickernya nanti ditempelkan. Kalau misal supir angkot nekat merokok, masyarakat bisa lapor,” kata dia.

Baca Juga:   PNS Cukup Cuti Jika Ikut Nyalon Pada Pilkades di Jember

Menurut dia, ada delapan area kawasan bebas asap rokok yang masuk dalam Perda KTR. Diantaranya, ruang pendidikan, area pelayanan publik, area kesehatan, area bermain anak, area perkantiran, angkutan umum, pusat perbelanjaan, dan area sekolah.(put/ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here