Jumlah Kasus Pembunuhan di Kabupaten Bandung Naik Dua Kali Lipat

  • Whatsapp
Polresta Bandung gelar ekspos kasus akhir tahun di Mapolresta Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu 30 Desember 2020. (Foto: Notif.id)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Kasus pembunuhan di wilayah hukum Polresta Bandung pada 2020 meningkat dibanding dengan 2019. Peningkatan kasus tersebut mencapai dua kali lipat.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan memaparkan, kasus pembunuhan disertai Curas pada 2020 mencapai 11 kasus atau naik dari tahun sebelumnya yang hanya 6 kasus.

Read More

“Untuk kasus pembunuhan disertai Curas pada 2020 ini mencapai 11 kasus. Alhamdulillah semuanya bisa diungkap,” kata Hendra saat ekspos kasus akhir tahun di Mapolresta Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu 30 Desember 2020.

Hendra menyebut, kasus yang menyita perhatian masyarakat, salah satunya pembunuhan yang terjadi di Ramen Bajuri, Katapang, Kabupaten Bandung.

Sementara kasus penganiayaan dengan pemberatan meningkat 4 kali lipat, dari 1 kasus pada 2019 menjadi 4 kasus pada 2020.

“Memang yang menjadi perhatian ini hilangnya nyawa seseorang yang meningkat,” ujarnya.

Ada tiga motif yang menjadi penyebab seseorang menghilangkan nyawa orang lain, yakni dendam, uang dan cinta. Tiga motif tersebut, kata dia, terjadi dalam kasus pembunuhan di Kabupaten Bandung.

Pembunuhan disertai dengan curas seperti perampokan motif utamanya adalah uang. Pandemi Covid-19, memang membuat ekonomi masyarakat menurun, namun demikian belum bisa dikatakan kalau peningkatan kasus pembunuhan disertai curas karena pandemi.

“Bisa jadi karena ada pandemi Covid-19, tapi harus dilihat dulu secara mendalam kasus per kasusnya,” kata Hendra. (put/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *