HBC Salurkan Bantuan ke Rumah Singgah HDCI Rabbani melalui Program Honda Charity

  • Whatsapp
Sejumlah perwakilan pengurus Honda Bandung Center saat memberikan bantuan sembako di Rumah Singgah dan Pendidikan HDCI Rabbani melalui program Honda Charity.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, BANDUNG – Momen perayaan Natal yang sarat dengan makna kedamaian dan hari penuh kasih sayang dimanfaatkan Honda Bandung center (HBC) untuk menaburkan kebaikan.

Dipimpin Iwan Tjandradinata selaku Direktur Operasional, HBC menyalurkan donasi bantuan berupa sembhako ke seluruh anak-anak di Rumah Singgah dan Pendidikan HDCI Rabbani melalui program Honda Charity.

Read More

Menurut Iwan, pemberian sembako kepada anak-anak asuhan HDCI Bandung tersebut merupakan bentuk perhatian dari HBC. Terlebih, HBC sendiri memang sudah rutin melakukan kegiatan Charity.

“Ini merupakan bentuk kecil perhatian kami. HBC memang rutin melakukan kegiatan-kegiatan amal. Tak hanya saat perayaan Natal saja. Tapi juga di momen-momen hari penting lainnya. Bahkan saat lebaran,” kata Iwan, Minggu 27 Desember 2020.

Menurut Iwan, pandemi Covid-19 membuat semua terpukul dari segi ekonomi. Banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan yang berakibat pada minimnya penghasilan. Tak terkecuali panti asuhan, rumah singgah, atau lainnya yang bergerak di bidang kemanusiaan tentu merasakan hal yang sama.

Akibat pandemi Covid-19, tentu saja menyebabkan bantuan donasi ke sejumlah panti asuhan semakin menurun. Hal ini, kata dia, tentu berdampak juga dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengelola panti dan membiayai kebutuhan anak asuh.

“Maka dari situlah kami sadar, kami harus hadir untuk memberikan bantuan. Apalagi di Perayaan Natal ini menjadi momentum untuk menebar kebaikan dan menyerukan persatuan kepada seluruh umat beragama agar slaing bahu membahu memberikan bantuan, terlebih di situasi yang sulit seperti ini,” kata dia.

Iwan pun turut mengapresiasi langkah HDCI Bandung yang telah mengelola Rumah Singgah tersebut dengan baik. Bagi dirinya, apa yang telah dilakukan HDCI Bandung patut dicontoh oleh sejumlah komunitas motor lainnya dalam melakukan kegiatan-kegiatan sosial.

“Jadi stigma negatif anak motor gede yang sangar dan ugal-ugalan itu tidak benar. Buktinya mereka mengelola rumah singgah ini dengan biaya patungan. Ini bisa menginspirasi komunitas motor lain untuk turun melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya.(put/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *