Meski Bima Arya Akan Cabut Laporan, Polda Jabar Tetap Mengusut Kasus RS Ummi

  • Whatsapp
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri. (Notif.id/TAM)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, BANDUNG – Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri menganggapi wacana Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto soal bakal dicabutnya laporan yang dilayangkan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor kepada Direktur Rumah Sakit (RS) Ummi, Andi Taat.

“Saya tidak meyakini Wali Kota Bima Arya sungguh-sungguh menyatakan akan mencabut laporan tersebut,” ucap Irjan Pol Ahmad Dofiri saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Senin 30 November 2020

Read More

Kapolda menilai kasus tersebut bukan delik. Pidananya akan tetap ada meski tak dilaporkan oleh siapapun.

“Ini bukan delik aduan, tapi pidana murni,” ucapnya.

Kalau pidana murni, kata Kapolda, negara melalui aparatnya yakni kepolisian untuk menghandle langsung dan mengusut perkara tersebut.

Sebab, angka penularan Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 6.000 lebih.

“Perlu penanganan serius agar tidak memakan jatuh korban meninggal dunia,” tuturnya seraya bertutur langkah hukum yang tegas dan terukur dalam penanganan protokol kesehatan wajib dilakukan.

Ia menambahkan, telah menginstruksikan jajarannya untuk mendukung dan membantu pendisiplinan protokol kesehatan.

“Perlu upaya kita bersama dan kepolisian akan bersungguh melakukan tindakan yang lebih tegas dan terukur,” ujar Kapolda. (tam/mrb)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *