Teh Nia: Peran Indung dalam Penguatan Keluarga Bisa Meminimalisir Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
Pasangan NU Pasti Sabilulungan (Kurnia Agustina-Usman Sayogi) saat ikuti debat publik ketiga.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Penguatan di skala keluarga dinilai calon bupati Bandung nomor urut 1, Kurnia Agustina bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 yang saat ini tengah menjadi pandemi, bukan hanya di Kabupaten Bandung saja, namun juga seluruh dunia.

Menurut Teh Nia sapaan akrabnya, penekanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus ditekankan di keluarga. Tentu saja, hal ini tak terlepas dari peran para indung (ibu) yang selalu mengawal putra dan puti dan mengingatkan suami akan bahaya Covid-19.

Read More

“Ada empat hal yang harus ditekankan di skala penguatan keluarga. Pertama, pakai masker, mencuci tangan pakai sabung, jaga jarak dan meningkatkan iman serta imun,” ujar Teh Nia dalam debat publik yang disiarkan secara streaming di channel YouTube Kompas TV Jawa Barat, Sabtu 28 November 2020.

Kemudian penekanan aspek secara luas, lanjut dia, yaitu program swab test di Puskesmas dan RSUD. Selain itu juga membuat kebijakan new normal adaptasi di sejumlah pusat keramaian, seperti mall, pasar, dan yang lainnya. “Mudah-mudahan semua bisa bersatu,” kata dia.

Teh Nia menyebut, ternyata banyak pihak yang menaruh harapan untuk mengentaskan masalah Covid-19. Ia menuturkan, jauh-jauh hari ia sempat bekerjasama dengan LSM Save The Children dengan program selaras, berdampak, dan luar biasa.

“Dalam kegiatannya ini sangat sederhana. Salah satunyta cuci tangan pakai sabun bagi tenaga medis. Ini juga salah satu pembuktian bahwa cortona ada di sekitar kita,” kata dia.

Pemkab Bandung sendiri, ujar dia, sudah membuat aplikasi SAWARNA. Aplikasi ini bisa diakses oleh siapapun. Aplikasi terssebut mematakan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung. Sehingga masyarakat bisa melakukan pelacakan.

“Tinggal kita buka aplikasi SAWARNA. Kalau ada kasus cari kecamatan mana? setelah ketemu, ada di desa mana? ada 270 desa dan 10 kelurahan. Lalu cari lagi, ini yang kena di RW berapa. Setelah itu cari lagi, RT mana dan keluarga mana?,” kata dia.

Oleh sebab itu, Teh Nia mengajak agar seluruh masyarakat bersatu padu. Dengan adanya aplikasi itu, maka ada kesempatan dari diri sendiri untuk berbuat dan jangan menunggu waktu lagi agar tidak terpapar Covid-19.(put/ell)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *