Kehabisan Waktu di Sesi Pertama Debat Publik, Pasangan Bedas Hanya Mampu Menjabarkan Langkah Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19

  • Whatsapp
Tangkapan layar DS-Sahrul Gunawan saat debat publik ketiga yag disiarkan secara streaming di chanel YouTube Kompas TV Jawa Barat.(ist)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Pasangan calon bupati Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Bedas) memiliki tiga langkah strategis dalam upaya pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung. Tiga langkah tersebut yaittu pencegahan, rehabilitasi dan pemberdayaan.

Dadang menuturkan, dirinya memiliki sejumlah strategi dalam rangka pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. “Pertama memperbaiki dan fokus  industri pariwisata. Kedua pertanian, dimana saat ini petani masih banyak keluhan karena tidak semua petani mendapat subsisdi pupuk,” kata Dadang saat debat publik ketiga, Sabtu 28 November 2020 yang disiarkan secara live streaming di channel YouTube Kompas TV Jawa Barat.

Read More

Untuk itu, Dadang mendorong agar petani bisa membuat NIB (Nomor Induk Berusaha). Sebab, salah satu persyaratan untuk bantuan pemerintah harus ada NIB.

Lalu langkah ke tiga yaitu fokus pada industri kreatif. Menurut dia, industri kreatif bisa membangun ekonomi masyarakat. Sehingga pasangan Bedas  akan memberikan bantuan modal kecil senilai Rp60 juta setiap RW yang ada di Kabupaten Bandung.

Adapun langkah penangulanggannya yang akan disampaikan Dadang tak tersampaikan dengan baik di sesi pertama. Sebab, ia kehabisan waktu yang telah diatur dalam tata tertib debat publik ketiga, yaitu selama 1 menit 30 detik.

“Adapun penanggulangan, pertama dalam konteks sosial ekonomi. Lalu masalah bantuan sosial,” kata Dadang disusul dipotong moderator karena waktu untuk menjawab pertanyaan sudah habis.(put/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *