Luar Biasa! Sejak Cimahi Berdiri, Tiga Wali Kotanya Selalu Diringkus KPK

  • Whatsapp
Gedung Pemerintahan Wali Kota Cimahi. (Foto: yocki-kay)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, CIMAHI – Penangkapan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah deretan panjang pucuk pimpinan di Pemerintah Kota Cimahi yang berdiri sejak 2001 yang ditangkap KPK.

Berdasarkan catatan yang dirangkum Notif, selain Ajay Muhammad Priatna, tercatat 2 Wali Kota Cimahi lainnya yang diusut oleh KPK atas kasus dugaan korupsi.

Read More

KPK pernah mengusut kasus korupsi Wali Kota Cimahi sebelumnya, Atty Suharti pada 2016.

Saat itu, Atty ditetapkan sebagai tersangka suap bersama suaminya, M Itoch Tochija terkait pembangunan Pasar Atas Cimahi pada tahun 2016.

Perkara keduanya diawali Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 1 Desember 2016 terhadap Atty, Itoc dan dua orang pengusaha yaitu Triswara Dhanu Brata dan Hendriza Soleh Gunadi.

Triswara dan Hendriza diduga menyuap Atty dan Itoc sebesar Rp 6 miliar dari nilai proyek Rp 57 miliar. Pada tahun 2017, Itoc divonis bersalah dan dihukum tujuh tahun penjara di Lapas Sukamiskin Bandung. Tiga tahun lalu, Itoc dan Atty ditangkap KPK dalam kasus korupsi pembangunan Pasar Atas Cimahi tahun 2016.

Ia juga didakwa terlibat dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Rakyat Cibeureum (PRC) dengan kerugian negara mencapai Rp 37 miliar. Sebagai Informasi, M Itoc merupakan Wali Kota Cimahi periode 2002-2007 lalu berlanjut di periode 2007-2012.

M Itoc adalah suami Atty Suharti Tochija yang juga bekas Wali Kota Cimahi. Atty menjabat Wali Kota Cimahi di tahun 2012-2017.

Mantan Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu 14 September 2019 di RS Hasan Sadikin Bandung akibat serangan jantung.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat 27 November 2020 pukul 10.30 WIB.

Penangakapan tersebut terkait kasus dugaan perijinan pengembangan RS Kasih Bunda Kota Cimahi. (kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *