Tembok Penahan Tanah di Pasanggarahan Baru Sumedang Ambruk, Satu Rumah Terancam

  • Whatsapp
Petugas BPBD Sumedang membersihkan material longsor di Pasanggrahan Baru, Sumedang. (Istimewa)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumedang, Jawa Barat pada Kamis 26 November 2020 malam, menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Cikondang RT01/16, Desa Pasanggarahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan ambruk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Notif dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun batu-batu besar dari TPT yang ambrol itu menghambat akses jalan di kawasan tersebut dan satu rumah warga terancam material longsoran,

Read More

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut sekitar pukul 21.39 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun material longsoran sempat menutupi sebagian badan jalan, namun kini sudah dibersihkan,” kata Yedi kepada Notif melalui sambungan selular, Jumat 27 November 2020.

Dia menuturkan, tanah longsor dan ambrolnya TPT setinggi 5 meter dan lebar 15 meter terjadi di wilayah tersebut bahkan sebelum hujan yang deras berhenti.

“TPT di lokasi kejadian tidak dapat menahan tekanan air terhadap tanah,” ucapnya.

Dia menambahkan, kawasan tanah longsor tersebut mengancam rumah warga yang berada di area kejadian longsot.

“Ada satu rumah milik Sukarna (60) yang teracam terdampak longsor,” kata dia. (kia/mrb)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *