Presiden Jokowi Minta Cuti Bersama hingga Pengganti Idul Fitri Dikurangi

  • Whatsapp
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). (Foto: BPMI Setpres)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, JAKARTA – Hasil pembahasan mengenai libur panjang dalam rapat terbatas (ratas), pada Senin, 21 November 2020. Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meminta cuti bersama hingga pengganti Idul Fitri dilakukan pengurangan.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Read More

“Yang berkaitan masalah libur, cuti bersama akhir tahun, termasuk libur cuti bersama pengganti Idul Fitri, Presiden minta agar ada pengurangan. Beliau juga memerintahkan supaya segera ada rapat koordinasi antara Menko PMK dengan kementerian dan lembaga terkait, terutama yang berkaitan dengan cuti bersama akhir tahun dan libur pengganti Idul Fitri,” ucap Muhadjir, saat konferensi pers usai menghadiri Ratas bersama Presiden Jokowi.

Dilansir dari merdeka.com, pengurangan cuti bersama dan libur pengganti Idul Fitri disinyalir akibat melonjaknya kasus virus Corona (COVID-19) pasca libur panjang.

Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengakui adanya lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia pasca libur panjang. Menurutnya, beberapa hari terakhir penambahan kasus berada di sejumlah daerah terutama DKI Jakarta.

“Di ibu kota mencapai kasus yang relatif lebih tinggi dibandingkan waktu-waktu sebelumnya. Dua hari lalu kasus mencapai 1.579 dan kemarin 1.300an,” ungkap Doni.

Doni mengatakan, lonjakan libur panjang kali ini angkanya tidak lebih tinggi dibandingkan dengan libur panjang bulan Agustus sebelumnya.

Diketahui, dari rincian sejumlah rumah sakit di Banten, Jawa Barat serta Jawa Tengah mengalami peningkatan di atas 70 persen untuk ruang ICU.

“Sedangkan Jakarta, angka keterisian ruang ICU mencapai 69,5 persen. Tetapi ini pun harus bisa kita upayakan untuk tidak bertambah lagi,” katanya.

Tidak hanya terjadi dilibur panjang saja, namun penambahan jumlah kasus juga disebabkan adanya kegiatan berkerumun yang dilakukan beberapa hari lalu.

Salah satunya yakni, penjemputan Habib Rizieq Shihab yang melibatkan kerumunan di wilayah Bandara Soekarno Hatta, Petamburan, Tebet Timur hingga Megamendung, Jawa Barat.

“Sejumlah kasus yang ikut menambah terjadinya kasus selama libur panjang adalah kegiatan-kegiatan kerumunan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Terutama di wilayah Bandara Soetta, di wilayah Kelurahan Petamburan, dan juga wilayah Slipi. Kemudian juga Tebet Timur, serta Megamendung,” ungkap Doni. (*)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *