6 Fakta Bahaya Mencabut Bulu Hidung, Timbulkan Radang Paru-paru hingga Infeksi Otak!

  • Whatsapp
Ilustrasi mencabut bulu hidung. ((Foto: Dean Drobot/Shutterstock)
Perkiraan waktu baca: 3 menit

NOTIF.ID, HEALTH – Seperti anggota tubuh lainnya, bulu hidung juga memiliki fungsi yang sangat penting. Bulu hidung memang kecil, relatif lebih sedikit, dan tidak terlihat, tetapi memiliki fungsi yang vital. Organ yang punya nama lain silia ini adalah perisai yang melindungi kesehatan paru-paru kita.

Saat menarik napas, bulu hidung bertugas menyaring segala partikel yang ikut terhirup. Dalam hal ini, bulu hidung akan menyaring partikel berbahaya dan membiarkan udara lewat.

Read More

Dibantu oleh lendir, bulu hidung akan memerangkap partikel berbahaya yang terhirup agar tidak sampai ke paru-paru. Partikel tersebut akan dikeluarkan dalam bentuk mukus hidung kering atau upil.

Namun, banyak dari kita tak segan untuk mencabut tanpa pikir panjang. Bila bulu hidung yang tumbuh lebat hingga keluar dari lubang hidung bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.

Nah, jika kamu memiliki kebiasaan buruk tersebut, bisa saja fungsinya dapat terganggu. Selain itu, kamu pun berisiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi kesehatan yang merugikan.

Berikut Notif kutip dari Klikdokter, 6 Komplikasi akibat mencabut bulu Hidung dan tips aman untuk mencabutnya.

Komplikasi Akibat Mencabut Bulu Hidung

1. Nyeri dan Iritasi

Hal pertama yang mungkin dirasakan setelah mencabut bulu hidung adalah rasa nyeri dan iritasi.

Kondisi itu terjadi akibat bagian dalam hidung menjadi rentan untuk dihinggapi kuman penyebab penyakit. Hal ini merupakan awal mula terjadinya infeksi saluran pernapasan.

2. Mimisan

Bulu hidung yang dicabut terlalu keras atau secara paksa bisa menyebabkan perdarahan, atau dengan kata lain mimisan.

Kondisi ini khususnya terjadi jika kamu mencabut bulu hidung yang memang bersenggolan dengan pembuluh darah di dalam hidung.

3. Bisulan

Memasukkan tangan yang kotor ke dalam lubang hidung untuk mecabut bulu yang kepanjangan bisa menjadi jalan masuk kuman untuk singgah dan berkembang biak.

Salah satu kondisi yang bisa terjadi akibat hal ini adalah bisul yang timbuh di dalam hidung.

4. Ingrown Nose Hair

Mencabut bulu hidung bisa membuat pertumbuhan bulu tersebut mengami masalah.

Bulu hidung yang bermasalah tidak akan tumbuh ke arah luar, justru masuk ke dalam kulit (extrafollicular penetration). Keadaan ini bisa menyebabkan peradangan pada hidung.

5. Radang Paru-paru

Saat bulu hidung dicabut, kamu juga akan kehilangan faktor pertahanan terhadap debu dan kotoran dalam udara yang dihirup.

Akibatnya, berbagai kotoran akan mudah masuk ke dalam saluran pernapasan dan memicu peradangan saluran pernapasan, termasuk radang paru-paru.

6. Infeksi Otak

Salah satu komplikasi berat yang dapat terjadi akibat mencabut bulu hidung adalah infeksi otak.

Daerah sekitar hidung dan mulut merupakan bagian tubuh dengan struktur anatomi yang unik dan kompleks.

Area ini kaya akan pembuluh darah balik (vena), di mana aliran darah dari hidung dan otak bertemu dan bermuara di sinus kavernosus di otak.

Selain itu, saat kamu mencabut bulu hidung sampai menyebabkan perdarahan, ini juga bisa menjadi sarang bagi bakteri. Darah merupakan media yang sangat baik untuk tumbuhnya bakteri.

Bakteri yang berkembang biak tersebut dapat masuk ke dalam pembuluh darah dan menjalar ke otak, menyebabkan gumpalan di pembuluh darah otak dan di sinus kavernosus.

Akibatnya bisa sampai terjadi infeksi selaput otak (meningitis) dan abses otak (infeksi di dalam otak).
Itulah sebabnya, daerah hidung dan mulut ini sering disebut “triangle of death” atau “segitiga kematian”.

Kasus tersebut memang jarang terjadi, tetapi pada mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah akan mudah mengalami infeksi otak hingga kematian.

Cara Aman Hilangkan Bulu Hidung

Terdapat dua cara aman mencukur bulu hidung yang mengganggu, yaitu:

1. Gunting Cukur

Sebelum melakukannya, pastikan gunting yang akan gunakan memiliki ujung tumpul. Pastikan pula gunting tersebut sepenuhnya bersih dan bebas kuman. Caranya, cukup mengguntingnya hingga sebatas lubang hidung.

Jangan lupa untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum maupun sesudah prosedur dilakukan.

2. Trimming

Para pakar menyarankan menggunakan nose hair trimmer atau gunting khusus bulu hidung.

Gunting ini berukuran kecil dan memiliki ujung yang bulat, sehingga mencegah terjadinya lecet atau perdarahan saat menggunting bulu hidung.

Pastikan gunting yang  digunakan dalam keadaan bersih dan lakukan dalam ruangan dengan pencahayaan yang baik.

Tak disarankan untuk memangkas seluruh bulu hidung, cukup gunting bulu hidung yang memang terlihat panjang dan keluar dari lubang hidung.

Setelah selesai, jangan membasuh hidung dengan air tetapi keluarkan potongan bulu hidung dengan mengembuskan napas lewat hidung.

Nah, mulai dari sekarang mulailah hilangkan kebiasaan buruk mencabut bulu hidung serampangan. Bila dilakukan dengan benar, segala komplikasi akibat mencabut bulu hidung tidak akan terjadi dan bulu hidung yang panjang tidak akan lagi mengganggu penampilan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *