Seorang Guru Matematika yang Diduga Kanibal Berhasil Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Anjing pelacak berhasil membawa polisi ke apartemen tersangka di Berlin, dan berhasil ditangkap pada Sabtu, waktu setempat, 21 November 2020. (Foto: AFP via BBC)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, JERMAN – Polisi telah menangkap seorang pria (41), yang berprofesi sebagai guru matematika di Jerman atas kasus pembunuhan.Tersangka melakukan pembunuhan bermotif seksual dan dicurigai sebagai seorang kanibal setelah bukti berupa tulang korban ditemukan di sebuah taman di Berlin utara.

Dikutip dari BBC, seorang saksi mata yang sedang berjalan-jalan di taman di Buch, Berlin Utara, dekat perbatasan dengan negara bagian Brandenburg, menemukan tulang belulang itu pada 8 November 2020 lalu.

Read More

Di bagian tulang, peneliti menemukan bekas gigitan, meskipun mereka mengatakan masih belum jelas apakah itu disebabkan oleh perbuatan manusia atau dari hewan.

Setelah melalui penelusuran mendalam, Pakar forensik mengatakan, bahwa tulang itu milik seorang insinyur listrik, Stefan T, pria berusia 44 tahun yang hilang dua bulan lalu.

Diketahui, sebelum kejadian, terlihat Stefan T meninggalkan apartemennya sebelum tengah malam, pada 5 September 2020 lalu, dan kemudian dilaporkan hilang oleh rekan satu apartemennya.

Dikutip dari The Guardian, anjing pelacak membawa polisi ke apartemen tersangka di Berlin, dan berhasil ditangkap pada Sabtu, waktu setempat, 21 November 2020.

Di apartemen tersebut, ditemukan barang bukti berupa pisau, gergaji pemotong tulang yang digunakan oleh ahli bedah dan kotak pendingin yang sangat besar.

Tak hanya itu, Surat kabar Bild pula melaporkan, para penyelidik juga menemukan 25 kg natrium hidroksida, sebuah reagen yang dapat digunakan untuk melarutkan jaringan tubuh.

Pihak kepolisian setempat mengatakan kepada Berlin BZ, bahwa satu tulang “sama sekali tidak memiliki daging” dan ada indikasi lain “yang membuat kami sangat curiga bahwa Stefan T adalah korban kanibal”.

Menurut laporan Der Spiegel, sebelumnya kedua pria tersebut diketahui pernah saling berhubungan satu sama lain secara online di forum obrolan Planet Romeo.

Sebelumnya, pada 2006 pengadilan Jerman sempat menghukum Armin Meiwes atas kasus pembunuhan, dan mengganggu perdamaian karena membunuh seorang pria yang ditemuinya secara online dan memakannya.

Pada 2015, seorang perwira polisi di Jerman juga dihukum karena membunuh seorang pria yang dia temui di forum obrolan internet, dan jelas motifnya ditujukan untuk kanibalisme.

Juru Bicara Kantor Kejaksaan Berlin, Martin Steltner mengatakan, tak seperti kasus-kasus sebelumnya, tersangka yang ditangkap kali ini bungkam seribu bahasa atas motif tindakan kriminalnya.

Jaksa penuntut pun menduga, bahwa korban bisa saja berfantasi untuk dimakan. Namun, kasus ini masih belum jelas apakah korban juga memiliki kecenderungan yang sama dengan tersangka, yakni memiliki kecenderungan kanibalisme. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *