Nahas! Menolong Anaknya yang Kehabisan Oksigen di Dalam Sumur, Tarip Malah Pingsan dan Dievakuasi Sudah Tak Bernyawa

  • Whatsapp
Proses evakuasi Tarip (50) warga Paseh, Sumedang yang pingsang di dalam sumur kemudian tewas. (Istimewa)
Perkiraan waktu baca: < 1 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Tarip (50) warga Dusun Sukamulya, RT10/03, Desa Paseh Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tewas di dalam sumur miliknya, Sabtu 21 November 2020.

Pria paruh baya itu diduga meregang nyawa setelah kehabisan oksigen di dalam sumur dengan kedalaman 8 meter.

Read More

“Kejadiannya sekitar pukul 07.30 WIB,” ucap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Yedi kepada Notif via pesan singkat.

Yedi menuturkan, peristiwa itu terjadi saat korban bersama anaknya yang bernama Acep (35) hendak menggali sumur miliknya.

“Berdasarkan keterangan saksi, anak korban turun ke dalam sumur untuk melanjutkan penggalian, namun di dasar sumur tiba-tiba anak korban merasakan lemas dan berteriak meminta tolong,” tuturnya.

Kemudian, kata dia, korban turun ke dalam sumur untuk menolong anaknya. Namun, kata Yedi, sesampainya di dasar sumur, keduanya kehabisan nafas dan pingsan, dan saksi berteriak meminta tolong kepada warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paseh.

“Sekitar pukul 08.30 WIB, Acep siuman dan berhasil ditarik oleh warga menggunakan tambang dan selamat,” kata dia.

Ditambahkan Yedi, sekitar pukul 09.12 WIB, Tarip berhasil dievakuasi dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Paseh korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Dugaan sementara, korban meninggal karena kekurangan oksigen, dan peristiwa tersebut dalam penanganan Polsek Paseh” tutur Yedi. (kia/mrb)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *