Ratu Elizabeth II Keturunan ke-43 dari Nabi Muhammad, Benarkah?

  • Whatsapp
Ratu Inggris, Elizabeth II. (Foto: net)
Perkiraan waktu baca: 3 menit

NOTIF.ID, INGGRIS – Beredar klaim bahwa Ratu Inggris, Elizabeth II merupakan keturunan langsung dari Nabi Muhammad kembali mencuat ke publik. Pakar Sejarawan pun telah merunut berdasarkan penelusuran terhadap silsilah keluarga dari sang Ratu selama 43 generasi.

Penelusuran itu juga menunjukkan bahwa beberapa Raja-raja Inggris merupakan leluhur jauh dari sang Nabi terakhir.

Read More

Sebelumnya, Klaim tersebut pertama kali dicetuskan oleh otoritas Inggris yang menangani silsilah keluarga Monarki Britania Raya, Burke’s Peerage, pada tahun 1986. Klaimnya didukung oleh sebuah riset genealogi dari Spanyol dan penelusuran mantan mufti agung Mesir, Ali Gomaa yang dikatakan membuktikan hal serupa.

Dilansir dari Observer, klaim silsilah ini bisa dibaca dengan makin ke bawah, berarti keturunan atasnya (contoh: Elizabeth II adalah anak kandung dari George VI).

  • Elizabeth II, Ratu Inggris
  • George VI, Raja Inggris
  • George V, Raja Inggris
  • Edward VII, Raja Inggris
  • Victoria, Ratu Inggris
  • Edward, Duke of Kent dan Strathearn
  • George III, Raja Inggris Raya
  • Frederick, Pangeran Wales
  • George II, Raja Inggris Raya
  • George I, Raja Inggris Raya
  • Sophia, Electress of Hanover
  • Elizabeth dari Bohemia
  • James I / VI, Raja Inggris, Irlandia & Skotlandia
  • Mary, Ratu Skotlandia
  • James V, Raja Skotlandia
  • Margaret Tudor
  • Elizabeth of York
  • Edward IV, Raja Inggris
  • Richard Plantagenet, Duke of York
  • Richard dari Conisburgh, Earl of Cambridge
  • Isabella Perez dari Castille
  • Maria Juana de Padilla
  • Maria Fernandez de Henestrosa
  • Aldonza Ramirez de Cifontes
  • Aldonza Gonsalez Giron
  • Sancha Rodriguez de Lara
  • Rodrigo Rodriguez de Lara
  • Sancha Alfonsez, Infanta of Castile
  • Zaida (alias Isabella)
  • Al-Mu’tamid ibn Abbad, Raja Seville
  • Abbad II al-Mu’tadid, Raja Seville
  • Abu al-Qasim Muhammad ibn Abbad, Raja Seville
  • Ismail ibn Qarais
Silsilah keluarga: Menurut beberapa sejarawan, warisan Ratu dapat ditelusuri kembali ke 43 generasi sampai ke Nabi Muhammad. (Foto: Dailymail.uk)

Burke’s Peerage, yang merupakan editor peneliti lembaga itu menulis sekaligus mengimbau Perdana Menteri yang tengah menjabat, Margaret Thatcher untuk ‘memberikan peringatan pengamanan bagi Ratu Elizabeth II dan keluarga kerajaan’.

“Keturunan langsung keluarga kerajaan dari Nabi Muhammad tidak dapat diandalkan untuk melindungi keluarga kerajaan dari teroris Muslim,” tulisnya kepada Thatcher.

“Terungkapnya koneksi itu juga akan menjadi kejutan bagi banyak orang. Karena, tak banyak orang-orang Inggris yang tahu bahwa darah Muhammad mengalir di pembuluh darah ratu. Namun, semua pemimpin agama Muslim bangga dengan fakta ini,” ungkapnya.

Namun, klaim itu tetap disikapi skeptis oleh sejumlah sejarawan lain dan beberapa media.

Seperti majalah Inggris, the Spectator, menunjukkan asal-usul Zaida ‘bisa diperdebatkan’ dan ‘tak pasti’. Sehingga, klaim bahwa Ratu Elizabeth II merupakan keturunan Nabi Muhammad berlandaskan pada fakta yang lemah.

Sebagai informasi, Zaida adalah istri keempat Raja Al Mu’tamid Bin Abbad dari Sevilla. Dia melahirkan seorang putra bernama Sancho, yang keturunannya kemudian menikahi Earl of Cambridge dari Kerajaan Inggris pada Abad ke-11.

Sang Ratu juga merupakan keturunan dari seorang putri Muslim bernama Zaida (Isabella), yang meninggalkan kota kelahirannya di Sevilla pada abad ke-11 sebelum pindah ke agama Kristen.

Dikutip dari Daily Mail, “Is the Queen related to Prophet Muhammad? Historians believe Elizabeth II is a descendant of the founder of Islam after tracing her family tree back 43 generations” yang dipublis pada 8 April, 2018 lalu. Menyebutkan, bahwa surat kabar Maroko, Al Ousboue sempat menegaskan kembali silsilah tersebut.

Al Ousboue melakukan penelusuran garis silsilah Ratu Elizabeth II, dan menemukan bahwa ratu merupakan keturunan ke-43 dari Nabi Muhammad SAW. Garis darahnya mengalir melalui Earl of Cambridge dari abad ke-14 ke Muslim Spanyol sepanjang abad pertengahan kemudian ke putri Nabi, Fatimah.

kini, laporan tersebut memicu respon beragam dari berbagai pihak. Abdelhamid Al-Auouni penulis laporan itu di surat kabar Maroko, Al Ousboue berkomentar:

“Ini membangun jembatan antara dua agama dan kerajaan kami (Inggris – Maroko)” ungkapnya.

Sementara itu, sebuah kolom editorial di forum Arab Atheis Network merespon dengan tanggapan setengah humor:

“Ratu Elizabeth harus mengklaim haknya untuk memerintah umat Islam.” tulis Arab Atheis Network.

“Ini hanya propaganda yang digunakan oleh Monarki Inggris untuk menyenangkan hati orang Muslim yang banyak di Inggris.” tulis satu orang di forum Reddit justru menyangkal klaim tersebut.

Istana Buckingham telah dihubungi untuk dimintai komentar. Namun, mereka belum memberikan jawaban. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *