Atep Ingin Kembalikan Kejayaan Klub Kebanggaan Warga Kab Bandung, Karena Ternyata Persikab Bandung Pernah Sempat Menang atas Persib

  • Whatsapp
Atep
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, BANDUNG – Perjalanan Persikab Bandung tak semulus klus sepakbola tetangga, Persib Bandung. Oleh Karena itu, Calon Wakil Bupati Bandung nomor urut 2, mengaku akan kembali membangkitkan kembali klub sepak bola warga Kabupaten Bandung itu.

Sebagai orang yang dibesarkan di dunia spebakbola, Atep sendiri mengaku memiliki tanggug jawab moral melihat keterpurukan Persikab Bandung. Padahal, Persikab Bandung merupaka klub sepakbola yang sudah cukup berumur. Sebab Persikab Bandung lahir pada 1963.

Read More

“Era 1990-an, dulu Persikab Berjaya. Ketemu Persib pertandingannya selalu seru. Saya maju di Pilkada Kabupaten Bandung, jika kelak terpilih, ingin kembali membangkitkan Persikab dengan dorongan pemerintah,” ucap Atep di Bandung, Selasa 17 November 2020.

Atep menceritakan, Persikab Bandung sempat menjuarai Liga Divisi I PSSI pada 1994-1995 kemudian promosi ke Divisi Utama. Pada era 1990-2000-an, Persikab jadi tim yang diperhitungkan. Saat itu, Persikab dikelola Bupati Bandung, HU Djatipermana.

Pertandingan sarat gengsi antara Persikab melawan Persib, salah satunya pada 11 November 1999. Persib ditaklukan oleh Persikab di Stadion Siliwangi dengan skor 1-0 dalam derby Bandung di ajang Liga Indonesia VI.

“Saya merindukan momen-momen derbi pertemuan kedua klub. Makanya, tidak salah jika nanti Persikab harus dibangkitkan lagi,” ucap dia.

Saat ini, Persikab bermain di Liga 3 PSSI. Secara aturan, masih dibolehkan mendapat dana hibah dari APBD pemerintah daerah. Kecuali jika klub profesional semisal Persib. Sehingga, Atep akan memanfaatkan itu untuk mendorong Persikab agar bisa berbenah.

Apalagi Atep mengaku bertemu banyak potensi atlet di Kabupatren Bandung. Sebab banyak pemuda di Kabupaten Bandung yang gemar dengan sepakbola.

“Itu jadi potensi. Sarana prasarana ke depan harus diperbaiki, lapangannya dibenahi, atletnya dibina, dilatih. Pemerintah dorong supaya ciptakan turnamen sepakbola di level kecamatan untuk mencari pemain berbakat, ciptakan persaingan sehat. Tujuannya apa, supaya bisa mengisi skuat Persikab. Tiap tahun dapat promosi ke liga lebih tinggi sampai akhirnya masuk Liga I,” ucap Atep.

‎Di antara tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Kabupaten Bandung, Atep yang paling muda, berusia 33 tahun. Ia jadi salah satu eks pemain sepakbola profesional yang melenggang ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai wakil kepala daerah.

“Sebagai olahragawan, sebagai atlet, sejak dini kedepankan sportifitas, integritas. Itu yang saya pegang dan jadi komitmen jika jadi pemimpin nanti. Bukan hal aneh juga jika pemain bola maju ke politik, selama dia mau upgrade wawasan,” ucapnya.(kia/ell)

Editor: Panji Eko L

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *