Akui Tak Ada Masalah Dengan Rizieq, Nikita Malah Akan Laporkan Maaher

  • Whatsapp
Nikita Mirzani. (Foto: Detik.com)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, JAKARTA – Masuk ke lubang kontroversi atas dugaan penistaan terhadap Habib dalam beberapa hari terakhir. Artis Ibu Kota, Nikita Mirzani menyatakan tak memiliki masalah dengan Pemimpin FPI, Rizieq Shihab. Namun, ia menyatakan cenderung bermasalah dengan loyalis Rizieq, salah satunya ialah Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata.

Dikutip dari Detik.com, Nikita menjelaskan permasalahannya saat ditemui di kediamannya di Jakarta Selatan, pada Senin malam, 16 November 2020.

Read More

“Iya (bermasalah dengan Maaher). (Sama Rizieq Shihab) Enggak dong. Enggak ada. Sama dia (Maaher) aja, karena nyebut nama gue,” ungkapnya.

Permasalahan ini timbul ketika Nikita tengah melakukan live streaming di Instagram beberapa hari lalu, dan menjawab pertanyaan penggemarnya soal kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia.

Dalam pernyataannya, Nikita sempat menyebut Habib, merupakan gelar yang disematkan untuk Rizieq adalah tukang obat.

Akibat pernyataanya itu, berbagai pihak mulai angkat suara, salah satunya Maaher At-Thuwailibi. Melalui unggahan video, dia menuntut Nikita meminta maaf dan mengancam akan menggeruduk rumah Nikita. Sejumlah kata-kata kasar juga dilontarkan dalam video tersebut.

“Karena dia sebut namanya jelas, Nikita Mirzani kan di Indonesia, cuma Nikita Mirzani yang ini. Kalau ada banyak gue mungkin enggak bakal ladenin,”

“Karena Nikita Mirzani, terus dia pajang foto gue juga, kan gue udah simpan semua buktinya, itu harus dipertanggungjawabkan dong,” ucap Nikita.

Ia pun tak ragu-ragu akan melaporkan Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata ke polisi. Sebelumnya, ia sedang menyiapkan sejumlah pasal untuk menjebloskan Soni atas dugaan pencemaran nama baik.

Nikita menyebut tuduhan lonte dan babi betina yang dilontarkan Maaher sebagai bentuk hinaan terhadap perempuan. Ia juga berencana melaporkan Soni atas dugaan ancaman.

Nikita mengatakan, pihak terdekat seperti anaknya menjadi salah satu yang merasa terancam. kediamannya pun kini dijaga oleh sejumlah personel kepolisian sejak Kamis malam,12 November 2020.

“Ya gue juga merasa terancam, kan gue juga punya anak, yang harusnya bisa main keluar, sekarang kan nggak bisa,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Nikita terlebih dahulu telah dilaporkan oleh FMPU DKI terkait dugaan ujaran kebencian ke Polda Metro Jaya.

Penanggung jawab FMPU DKI, Saifudin mengatakan, laporan dibuat karena Nikita telah membuat pernyataan yang bernada ujaran kebencian terhadap ulama.Namun, Polda Metro Jaya menolak laporan tersebut, dengan alasan masih ada dokumen yang perlu dilengkapi. (*)

Editor: Panji Eko L

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *