Buntut Kasus dengan Nikita Mirzani Ihwal Lonte, Ustaz Maaher Justru Seret Nama Gus Baha

  • Whatsapp
Ustaz Maaher At-Thuwailibi. (Foto: @ustadzmaaher_ via Twitter)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SELEB – Ustaz Maaher At-Thuwailibi menyerang Ulama Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha dengan membagikan rekaman suara yang berisi ceramah soal berkah kata ‘lonte’ via akun Twitter pribadinya @ustadzmaaher_, pada Minggu, 15 November 2020.

Video berisi potongan ceramah Gus Baha yang membahas mengenai ‘lonte’ yang dianggap menjijikkan namun membawa berkah, kini viral di media sosial.

Read More

“Contoh paling mudah semoga kita dapat berkah dari contoh ini. Sebetulnya dalam etika Jawa, berkah kebenaran orang nakal harus dikatakan sundal atau lonte. Itu kelontean dan kesundalan akan tabu terus, selama orang masih ngomong untuk lonte itu sundal, untuk WTS itu lonte atau sundal.

Artinya apa, orang masih jijik atau merendahkan derajat mereka yang berprofesi sebagai lonte atau sundal. Dan ini baik bagi agama, bagi keberlangsungan moral. Karena masih ada yang menjijikkan proses yang salah

Meskipun kita sebagai ulama, sebagai tokoh masyarakat tentu mereka tetap kita kasih ruang untuk taubat, juga kita kasih hak-hak martabatnya sebagai manusia. Tapi kita akan tetap bilang itu lonte atau apa.” ucap Gus Baha, dalam isi potongan ceramah itu.

Cek video terkait dibawah ini:

Video ceramah Gus Baha yang tersebar itu diduga terjadi jauh sebelum perseteruan Ustaz Maaher dan Nikita Mirzani terjadi. Cuitan Maaher tersebut dinilai ambigu dan malah menuai kecaman keras dari publik. Banyak Netizen menyayangkan sikap Maaher yang memicu keributan di kalangan ulama.

Akhir-akhir ini, dirinya sempat melontarkan kata-kata kasar kepada Nikita Mirzani, lantaran tak terima Rizieq Shihab disebut sebagai habib tukang obat.

Tak hanya itu, ia juga menyebut Nikita sebagai ‘lonte’ dan mengancam akan mengepung kediaman Nikita dengan pasukan berjumlah 800 orang. Namun, ancaman tersebut tidak terjadi. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *