Singapore Airlines Luncurkan Rute Penerbangan Nonstop Singapura – New York

  • Whatsapp
Pesawat Singapore Airlines, Airbus A380. (Foto: SHUTTERSTOCK/RYAN FLETCHER via Kompas)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SINGAPURA – Maskapai penerbangan asal Singapura, Singapore Airlanes, akan meluncurkan rute penerbangan nonstop terpanjang dari Singapura ke New York, Amerika Serikat dengan jarak 8.287 mil (13.336 kilometer). Penerbangan akan dimulai pada 9 November dari bandara Changi

Dengan diluncurkannya penerbangan tersebut, menandakan kembalinya Singapore Airlanes untuk melayani penerbangan ke New York sejak 22 Maret ketika penerbangan terakhirnya berangkat dari Bandara Internasional John F. Kennedy.

Read More

Diketahui, rute penerbangan Singapore Airlanes ini dua mil lebih panjang dibandingkan rute terpanjang sebelumnya, yakni Singapura-Newark di New Jersey, Amerika Serikat.

Dilansir dari Business Insider, seorang juru bicara Singapore Airlines menyebutkan, bahwa SQ21/22, nomor penerbangan nonstop antara Singapura dan Newark, akan tetap diingat meskipun lebih pendek dari rute New York dengan dua mil laut.

Singapore Airlines memegang teguh peluncuran penerbangan New York bukanlah kelanjutan dari penerbangan Singapura-Newark, juga tidak akan menggantikan rute New York-Frankfurt-Singapura, yang sebelumnya juga ditangguhkan awal tahun ini. Penerbangan ini sepenuhnya baru, dan bahkan memiliki nomor penerbangan baru, SQ23 dan SQ24.

Sebelumnya, penerbangan rute Singapura – Newark menggunakan pesawat Airbus A350-900 ULR, sedangkan rute New York menggunakan Airbus A350-900 XMB.

Disebutkan, untuk rute New York memakan waktu lebih cepat lima menit dibandingkan rute Newark, yakni 18 jam 40 menit, meski rutenya lebih panjang dua mil. Hal tersebut membuat rute Newark tetap menjadi penerbangan terpanjang jaringan maskapai itu dilihat dari waktu terbangnya.

Namun yang perlu diingat, kadang waktu tempuh bisa berubah tergantung kondisi cuaca, arah angin dan lain-lain.

Perlu diketahui, kini Singapura masih menerapkan persyaratan ketat bagi warga asing yang hendak masuk ke negaranya. Hal tersebut diberlakukan akibat masih mewabahnya pandemi COVID-19.

Sebagai informasi, bagi Warga Amerika Serikat (AS) dapat memasuki Singapura, Namun dengan syarat pengecekan kondisi yang ketat.

Kedutaan Besar AS di Singapura menyebutkan, bahwa warga AS yang juga merupakan penduduk tetap di Singapura akan diberikan izin masuk, tetapi proses karantina selama 14 hari atas biaya mereka di bawah stay home notice.

Seperti mereka pemegang izin masuk jangka panjang dan mereka yang ingin mengunjungi Singapura untuk kunjungan jangka pendek memerlukan izin masuk sebelum berangkat. Meskipun izin diberikan, mereka tetap harus menjalankan proses karantina pada saat kedatangan.

Bagi wisatawan yang ingin transit melalui Singapura dalam perjalanan ke tujuan negara ketiga akan diizinkan untuk menaiki maskapai penerbangan selanjutnya.

Seorang juru bicara maskapai penerbangan mengkonfirmasi, bahwa penumpang transit dapat berangkat dari New York. Namun, dalam arah yang berlawanan, penumpang maskapai penerbangan dapat transit melalui Singapura selama mereka berangkat dari kota yang disetujui. Pemegang paspor Singapura juga bisa naik pesawat. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *