Potensi Cuaca Ekstrem Tinggi, BPBD Sumedang Tetapkan Status Darurat Bencana

  • Whatsapp
Ilustrasi tanah longsor menimpa sebuah rumah.(foto: merdeka.com)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana mengatakan saat ini Kabupaten Sumedang ditetapkan status darurat bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan informasi yang diterima Notif, penetapan status tersebut menyusul terbitnya surat peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang adanya potensi dampak cuaca ekstrem pada musim penghujan tahun ini.

Read More

“Penetapan status darurat bencana pada musim hujan ini sudah ditetapkan setelah digelar rapat koordinasi dengan BMKG sejak pertengahan Oktober 2020 yang lalu karena sudah ada peningkatan curah hujan,” kata Ayi Rusmana dihubungi melalui sambungan selular, Jumat 30 Oktober 2020.

Saat musim penghujan, Ayi mengatakan, Kabupaten Sumedang berpotensi terjadinya bencana seperti banjir dan longsor. Sebab, kata dia, wilayah Sumedang masuk daerah rawan bencana kategori menengah tertinggi di Jawa Barat.

Meski begitu, Ayi menambahkan, penetapan status darurat bencana ini, pihaknya telah menyiagakan petugas pusat pengendalian operasi (Pusdalops) selama 24 jam untuk meningkatkan kewaspadaan risiko dampak bencana.

“Sudah kami sampaikan ke Bupati, dan Pak Bupati sudah menerbitkan surat edaran untuk kesiapsiagaan, waspada, dan antisipasi dampak risiko bencana,”ujar Ayi.

Penetapan status darurat bencana ini, kata Ayi, karena berdasarkan catatan dan pemetaan BPBD Kabupaten Sumedang ada sebanyak 134 titik rawan bencana yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang.

“Sumedang ini kondisi geografisnya berbukit, dan catatan Badan Geologi, masuk daerah rawan bencana kategori menengah tertinggi, terutama bencana longsor,” kata Ayi.

Ia menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah posko bencana di sejumlah kecamatan yang masuk titik rawan bencana dengan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di seluruh wilayah Sumedang.

“Kami sudah menggelar apel siaga kesiapsiagaan di Kodim 0610 Sumedang untuk memastikan kesiapan petugas dan peralatan,” kata dia.(kia/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *