226 Orang Lolos Tes CPNS Pemkab Sumedang

  • Whatsapp
ASN. (Foto: net)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dalam seleksi 2019 telah keluar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Notif dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Sumedang, daftar peserta yang dinyatakan lolos CPNS sebanyak 226 peserta. Namun jumlah tersebut tidak memenuhi kouta yang sudah ditentukan.

Read More

“Benar, hasil seleksi CPNS tahun 2019 sudah keluar, dan 226 orang yang dinyatakan lolos,” kata Asep Darussam, Kasubid Pengadaan dan Pensiun BKPSDM Sumedang dihubungi sambungan selular, Jumat 30 Oktober 2020.

Kendati demikian, kata Asep, jumlah peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi CPNS tersebut kurang dari kuota yang sudah ditentukan. Menurutnya, Pemkab Sumedang mendapat jatah kuota dari Pemerintah Pusat.

“Jumlah kuota sebanyak 235 formasi, diantaranya, 125 orang tenaga pendidikan, 30 orang tenaga kesehatan dan 80 orang tenaga teknis, 4 orang disabilitas, dan 2 orang cumlaude untuk formasi teknis,” ucap dia.

Dikatakan Asep, 226 peserta itu dinyatakan lolos hingga setelah sebelumnya telah lolos dalam tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB), sehingga hasil itu merupakan hasil integrasi antara SKD dan SKB.

“Ada 405 peserta yang berhak mengikuti SKB, tetapi dari jumlah tersebut peserta yang dinyatakan lolos pada seleksi CPNS tahun 2019 hanya 226 orang,” pungkasnya.

Meski begitu, lanjut dia, peserta yang lainnya gagal untuk menjadi abdi negara.

“Peserta yang lolos tersebut, baru lolos seleksi CPNS saja. Untuk diangkat menjadi PNS harus menunggu selama satu tahun. Mereka harus mengikuti dulu diklat pra jabatan, setelah itu baru akan resmi menjadi PNS di lingkungan Pemkab Sumedang,” katanya.

Lebih lanjut, Asep menambahkan, untuk memenuhi kouta yang tidak terpenuhi, pihaknya masih bisa memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, termasuk memanfaatkan tenaga honorer.

“Formasinya kosong. Jadi untuk formasi itu kami hanya memanfaatkan yang lolos,” kata Asep.(kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *