Mantab! Realisasi Investasi di Kabupaten Bandung Trennya Naik Selama Empat Tahun Terakhir

  • Whatsapp
Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Bandung, Supardian.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Kemudahan mendapat izin usaha melalui online berdampak terhadap realisasi investasi di Kabupaten Bandung. Tren realisasi investasi selama empat tahun terakhir mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Dari data yang dihimpun Notif dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung, pada tahun 2016 realisasi investasi di Kabupaten Bandung berkisar 8,1 triliun. Nilai realisasi investasi kemudian mengalami kenaikan di tahun berikutnya menjadi 10,9 triliun.

Read More

Hadirnya aplikasi SAMIRINDU (Sabilulungan Sistem Informasi Perizinan Terpadu) di tahun 2018 mendongkrak nilai realisasi investasi hingga 16,9 triliun. Sedangkan di tahun 2019 realisasi investasinya mencapai 23,3 triliun.

“Sebetulnya di tahun 2020 targetnya 30 triliun. Tapi saat ini sudah lebih dari 20 triliun. Artinya memang secara keseluruhan di empat tahun terkhir ini realisasi investasinya selalu naik,” kata Dian, belum lama ini.

Pandemi Covid-19 memang sedikit memberi dampak pada realisasi investasi. Namun tidak begitu signifikan. Sebab, pada dasarnya proses mendapat perizinan dilakukan secara online. Kendati demikian, industri existing perkembangannya cukup berat akibat pandemi ini.

“Tapi kegiatan usaha lainnya tetap ada permohonan. Karena daya ekonomi masyarakat tidak sepenuhnya drop. Meski ada dampak tapi tidak signifikan,” kata dia.

Perubahan layanan publik di bidang perizinan yang mampu mendongkrak realisasi investasi tersebut, tutur Dian, didorong juga dengan seperangkat regulasi yang dikeluarkan presiden untuk kemudahan investasi. Meski kudah, kata dia, bukan berarti abai dengan regulasi yang telah ditetapkan.

Dengan begitu, DPMPTSP tak pernah memberikan kesulitan bagi pemohon untuk mendapatkan izin jika tahapan normatifnya terpenuhi. Pemohon pun harus berkomitmen memenuhi persyaratan-persyaratan sesuai regulasi yang ada. Dengan adanya regulasi kemudahan perizinan, tentu DPMPTSP akan memberikan layanan terbaik sesuai SOP.

Jika ada anggapan bahawa membuat izin dipersulit, Dian meluruskan itu tidak benar. Yang perlu jadi catatan, apakah pemohon memenuhi persyaratan normatifnya atau tidak? Kalau syarat terpenuhi, masa DPMPTSP tidak akan mempersulit. Apalagi sistemnya jelas-jelas telah menggunakan online.

“Ada memang di bidang-bidang khusus yang waktunya untuk mengeluarkan izin jadi lama. Misal di masalah izin limbah. Itu kan perlu ada pengkajian. Dan itu perlu waktu, bukan dipersulit. Karena bisa jadi saat kajiannya tidak memenuhi syarat,” kata dia.(put/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *