Polres Sumedang Persiapkan 450 Personel Pada Libur Panjang Akhir Pekan

  • Whatsapp
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Selasa 27 Oktober 2020.
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, SUMEDANG – Kepolisian Resor Sumedang menerjunkan 450 personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pada saat libur panjang akhir pekan ini.

Informasi yang dihimpun Notif, ratusan polisi akan ditempatkan di sepanjang jalan arteri untuk mengantisipasi atau mengatasi kemacetan lalu lintas.

Read More

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, menuturkan,
Polres Sumedang secara umum akan melakukan antisipasi terjadinya ganguan kamtibmas dan gangguan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumedang yang mungkin terjadi saat libur panjang pekan ini.

“Ratusan personel itu akan disebar di Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari, Pamulihan, Sumedang Kota, Cimalaka, Jatigede, dan juga di sepanjang alur arteri yang rawan macet ,” ucap Eko Prasetyo Rubbyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 26 Oktober 2020.

Kendati demikian, lanjut Kapolres, ada yang berbeda dalam pelaksanaan pengamanan saat libur panjang ini, yakni, mengkolaborasikan antisipasi terjadinya kemacetan dengan himbauan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Selain akan mengantisipasi kemacetan, kami pun akan memeriksa setiap pengendara yang melintas di Sumedang terkait penerapan protokol kesehatan yang berlaku,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, pihaknya akan menyiapkan sejumlah posko tertentu untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di wilayah Sumedang, seperti di Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari, dan Pamulihan, Sumedang Kota, Cimalaka, dan Jatigede.

“Posko tertentu sudah kami siapkan, karena di wilayah barat Sumedang
jalurnya sempit, sehinga jika ada kendaraan besar yang mogok selalu menimbulkan kemacetan parah. Anggota Sabhara akan bersiaga untuk melakukan pengaturan lalu lintas jika di jalur tersebut ada kendaraan besar yang mogok,” ujar Kapolres.

Meski begitu, tambah Eko, pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan di jalur utama Sumedang.

“Jika jalur utama Sumedang macet parah, akan kami alihkan ke jalur Conggeang. Jalur tersebut memang sempit, namun kami akan selektif terhadap kendaraan yang akan diarahkan ke jalur tersebut,” kata Eko.

Selain itu, kata Eko, pihaknya mengimbau masyarakat yang hendak memasuki wilayah Sumedang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti bermasker, cuci tangan, jaga jarak. Kemudian, tambah Eko, apabila tempat wisata yang dikunjungi sudah penuh sebaiknya dihindari.

“Kami akan mengerahkan jajaran dari Polsek untuk memastikan kapasitas tempat wisata yang ada di Sumedang, dan memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tambahnya. (kia/tam)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *