Polisi Bekuk Dua Komplotan Pelaku Curanmor di Kabupaten Bandung, Seorang Pelaku yang Juga Otak Kejahatan Masih Dibawah Umur

  • Whatsapp
Polresta Bandung melakukan gelar perkara kasus curanmor.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Empat pelaku curanmor berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Bandung. Keempat pelaku tersebut tertangkap setelah mencuri sepeda motor di Jalan Rancajigang, Kampung Carik, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Belakangan diketahui, keempat pelaku tersebut berinisial AS (42), E (46), R (30) dan H (35). Keempat pelaku tersebut melakukan aksi jahatnya pada 22 Juli 2020. Mereka menyasar motor milik korban di salah satu toko sembako.

Read More

“Jadi pada waktu itu korban sedang belanja sekira pukul 22.30, waktu ingin pulang, motor korban sudah tidak ada,” Kata Hendra di Mapolresta Bandung, Selasa 27 Oktober 2020.

Hendra menambahkan, modus operandi pelaku adalah dengan cara berjalan kaki dari pertigaan Ciwalengke. Sekitar 500 Meter pelaku melihat sepeda motor terparkir di depan toko dan kemudian mencurinya dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci letter T dan membawa kabur sepeda motor tersebut ke arah Maruyung Kecamatan Pacet.

Kemudian sepeda motor hasil pencurian tersebut dijual kepada tersangka H (penadah) seharga Rp1,5 juta dan menggunakan uang hasil penjualan tersebut untuk kebutuhan hidup sehari hari.

Setelah mendapat laporan dari korban, Satreskrim Polresta Bandung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan para saksi. Akhirnya berhasil mengamankan tiga tersangka AS, E dan R (pelaku utama pencurian) dan satu tersangka sebagai penadah H pada 28 Agustus 2020.

“Dari keterangan para tersangka, mereka sudah melakukan aksinya dua kali, yaitu di daerah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Ibun,” Ujarnya.

Selain itu, Satreskrim Polresta Bandung juga mengamankan dua tersangka DH (27) dan YG (27) dengan kasus yang sama namun TKPnya berbeda yakni di wilayah Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

“Hari ini kami juga berhasil mengamankan dua tersangka lainnya salah satunya dibawah umur yang melakukan aksinya di tempat berbeda. Pelaku yang dibawah umur ternyata merupakan otak kejahatannya. Hasil pencuriannya dijual melalui facebook. Dua tersangka ini bahkan sudah melakukan askinya 9 kali,” ujar Hendra.

Dari beberapa barang bukti kendaraan yang berhasil diamankan, Polresta Bandung juga mengembalikan kendaraan milik korban berupa 2 unit sepeda motor dan 1 unit mobil jenis pickup yang diamankan dari tersangka H (penadah).

Dengan terungkapnya kasus tersebut, Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengamankan barang bukti 14 kendaraan roda dua berbagai merk, 5 unit roda 4 jenis pick up dan berbagai alat kejahatan kunci T.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal Pasal 363 KUHPidana dan 481 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun penjara dan pertolongan jahat dengan menguasai, menyimpan, membeli atau menjual dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.(put/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *