Wapres Optimistis Indonesia Bisa Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia

  • Whatsapp
Ilustrasi gambar Wakil Presiden, Ma'ruf Amion. (foto: Kanigoro)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, JAKARTA – Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin optimistis Indonesia dapat menjadi produsen halal terbesar di dunia. Pasalnya, potensi peningkatan konsumsi produk halal dunia yang terus meningkat setiap tahunnya.

Menurutnya, permintaan pasar global terhadap produk halal pada 2018 mencapai 2,2 triliun dolar AS dan diproyeksikan mencapai 3,2 triliun dolar AS pada 2024. Saat ini, lanjut Ma’ruf Amin, penduduk muslim diperkirakan akan mencapai 2,2 milliar jiwa pada tahun 2030, maka angka perekonomian pasar industri halal global ini akan terus meningkat dengan pesat.

Read More

“Hal ini merupakan potensi yang sangat besar yang harus dimanfaatkan peluangnya oleh Indonesia dengan memenuhi kebutuhan global melalui ekspor produk halal dari Indonesia,” ucap Ma’ruf Amin disela webinar strategis nasional bertajuk Indonesia Menuju Pusat Produsen Produk Halal, Sabtu 24 Oktober 2020.

Ma’ruf Amin menyebutkan Indonesia merupakan pasar yang sangat menentukan dalam perdagangan produk halal dunia. Meski begitu, lanjut Ma’ruf Amin, selama ini Indonesia hanya berperan sebatas sebagai pemberi label halal terhadap produk yang dihasilkan oleh negara-negara lain.

“Lebih dari 50 lembaga sertifikat halal dunia itu memperoleh endorsement dari Indonesia. Jadi Indonesia memang tukang menstempel, tukang mengesahkan produk-produk halal di berbagai negara di dunia,” ucap Ma’ruf seperti dikutip dari Antara.

Kendati demikian, tambah Ma’ruf, pihaknya menargetkan Indonesia menjadi produsen halal terbesar di dunia pada 2024 mengingat besarnya potensi sumber daya manusia utamanya warga muslim yang mencapai 87 persen dari total penduduk Indonesia.

“Keinginannya 2024 sudah mencapai produsen halal terbesar di dunia, Kita punya potensi. Konsumen dalam negeri kita pasti sudah besar, tinggal bagaimana kita menjadi produsen halal sebagai global hub-nya,” pungkasnya.

Ditambahkan Ma’ruf, pihaknya mendorong agar seluruh pemangku kepentingan di dunia industri dapat memanfaatkan potensi pasar halal yang dimiliki Indonesia dengan cara meningkatkan ekspor produk halal, khususnya industri makanan dan minuman.

Selain itu, ujar Ma’ruf Amin, merujuk pada laporan Global Islamic Economic Report 2019, dan produsen halal terbesar di dunia saat ini dikuasai oleh Brazil dengan nilai ekspor 5,5 miliar dolar AS dan Australia dengan nilai 2,4 miliar dolar AS.

“Kita harus dapat memanfaatkan potensi pasar halal dunia ini dengan meningkatkan ekspor kita yang saat ini baru berkisar 3,8 persen dari total pasar halal dunia,” kata Wapres.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *