Kasus Pembunuhan Wanita yang Tengah Hamil Tua di Soreang Terungkap, Pelakunya Ternyata Suaminya Sendiri

  • Whatsapp
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Setelah melakukan penyelidikan hampir satu pekan, Polresta Bandung berhasil mengungkap dan menangkap terduga pembunuhan seorang ibu hamil berinisial NY (34), yang ditemukan tewas di rumah kontrakan di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu 17 Oktober 2020 lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka berinisial S (47) alias Maman ternyata merupakan orang dekat korban atau suami siri dari NY.

Read More

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, tersangka ditangkap di Banjarnegara, Jawa Tengah, lima hari setelah mengeksekusi istrinya sendiri yang sedang hamil 7 bulan.

“Ditangkap kemarin Kamis 22 Oktober 2020 di kediaman temannya. Saat ditangkap, tersangka tanpa perlawanan,” kata Hendra saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat 23 Oktober 2020.

Bedasarkan pengakuan tersangka, kata Hendra, setelah mengeksekusi dia melarikan diri ke Tasikmalaya menggunakan elf, kemudian menggunakan bis menuju Banjarnegara.

Selain dikenakan pasal pembunuhan, tersangka juga dikenakan pasal pencurian dan kekerasan yang menyebabkan orang meninggal dunia. Hal tersebut dikarenakan tersangka mengambil sejumlah barang milik korban seperti perhiasan, handphone, dan ATM korban.

“Antara korban dan tersangka pernah nikah siri sekitar satu tahun lalu. Sebelum meninggal korban sedang mengandung anak tersangka. Bahkan beberapa hari sebelum pembunuhan, korban dan tersangka sempat menggelar syukuran 7 bulanan,” jelas Hendra.

Motif pembunuhan sendiir dikarenakan tersangka merasa kesal kepada korban yang meminta melihat isi data dalam telepon genggam milik tersangka.

“Tersangka tidak mengizinkan, tapi korban terus memaksa. Merasa kesal, akhirnya terjadilah penganiayaan hingga menewaskan korban,” ujarnya.

Setelah melakukan pembunuhan, tersangka berupaya mengelabui orang untuk menghilangkan jejak, dengan cara mengunci pintu rumah dari dalam dan keluar melalui jendela.

“Selain menikahi korban, tersangka juga memiliki seorang istri di daerah Jawa Tengah,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 dan atau Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.(fan/ras)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *