Polisi Lumpuhkan Dua Pelaku Begal di SPBU Baleendah dengan Timah Panas

  • Whatsapp
AS dan IB, pelaku pembegalan di SPBU Baleendah digiring petugas kepolisian usai dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolresta Bandung, Rabu 21 Oktober 2020.(notif.id)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Satreskrim Polresta Bandung berhasil melumpuhkan dua pelaku begal dengan timah panas akibat melawan petugas. Kedua pelaku begal ini tertangkap setelah menjadi buronan polisi selama 17 hari.

Kedua pelaku begal yang belakangan diketahui berinisial AS dan IB, sempat melakukan pembegalan di SPBU Jalan terusan Bojongsoang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung 2 Oktober 2020.

Read More

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan menuturkan, kedua pelaku tertangkap petugas saat akan kembali melakukan aksi jahatnya di kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung pada 19 Oktober 2020.

“Kedua tersangka ini adalah residivis dan kerap melakukan aksi jahat yang serupa di wilayah Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kota Bandung,” ujar Hendra saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Rabu 21 Oktober 2020.

Dikatakan Hendra, polisi melakukan pengejaran terhadap para pelaku akibat aksi pembegalan di SPBU. Tindak kriminalitas tersebut bahkan sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Kedua pelakukan melancarkan aksinya dengan modus mengisi bahan bakar kendaraan roda dua yang dipakainya.

Tanpa ada kecurigaan sedikitpun, korban yang juga sebagai petugas SPBU langsung melakukan pengisian bakar ke kendaraan pelaku. Setelah itu, pelaku AS sebagai eksekutor langsung mendekati korban sambil mengambil paksa uang di dalam tas pinggang milik korban.

“Jadi AS ini menodongkan sebilah golok kepada korban agar memberikan uang yang ada di tas pinggang milik korban,” ujar Hendra.

Dalam melakukan aksinya, kedua tersangka yang menggunakan kendaraan tanpa plat nomor berhasil membawa kabur uang sebesar Rp1.966.000. “Kedua tersangka ini memiliki peran masing-masing, dimana AS sebagai eksekutor dan IB sebagai joki,” ujarnya.

Setelah mendapat keterangan dari korban dan alat bukti rekaman CCTV, Satreskrim Polresta Bandung langsung melakukan pencarian.

Dengan terungkapnya kasus tersebut, Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) Unit kendaraan R2 merek Honda Scoopy warna merah hitam, 1 (satu) unit kendaraan R2 merek Honda Beat warna hitam, 2 helm warna kuning dan warna hitam serta 1 bilah golok milik pelaku.

Akibat aksi jahatnya, AS dan IB dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun penjara.(put/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *