Petinggi WHO Sebut Lockdown Bikin Orang Miskin Menjadi Semakin Miskin

Ilustrasi lockdown akibat pandemi Covid-19.(foto:kronologi.com)

NOTIF.ID, BANDUNG – Kabar tak disangka-sangka datang dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Salah seorang petinggi WHO, Dr Davis Nabbaro mengatakan agar para pemimpin dunia untuk berhenti melakukan penguncian (lockdown) demi ekonomi. 

Ia bahkan mengklaim satu-satunya kesuksesan lockdown adalah meningkatkan kemiskinan, tanpa menyebutkan potensi menyelamatkan nyawa.

“Penguncian hanya memiliki satu konsekuensi yang tidak boleh anda remehkan, dan itu membuat orang miskin menjadi semakin miskin,” katanya.

“Kami di WHO, tidak menganjurkan penguncian, sebagai cara utama pengendalian virus ini.”

CNBC Indonesia mengutip dari Australianews.com jika Davis mengatakan bahwa lockdown dapat dibenarkan hanya untuk memberi waktu bagi para pemimpin menyusun kembali sumber daya untuk melindungi petugas kesehatannya. Ia mengatakan akibat lockdownbanyak industri global hancur, misalnya pariwisata dan pertanian kecil.

Baca Juga:   Presiden Jokowi: Wisma Atlet Siap Tampung 3.000 Pasien Covid-19

“Tampaknya kita mungkin memiliki dua kali lipat kemiskinan dunia pada tahun depan. Kami mungkin memiliki setidaknya dua kali lipat dari malnutrisi anak,” ujarnya.

Ia pun meminta pemimpin dunia melakukan cara lain. Misalnya bekerja sama satu sama lain.

Hal ini berbeda dengan seruan-seruan sebelumnya yang diutarakan lembaga PBB itu. Beberapa kali WHO memperingatkan negara-negara agar tidak berlaku cepat mencabut penguncian terutama selama menghadapi gelombang pertama virus.

“Hal terakhir terjadi di negara mana pun saat membuka sekolah dan bisnis, hanya untuk dipaksa menutupnya lagi karena kebangkitan (corona),” kata Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus sebelumnya ditulis NYPost.

Meski begitu, bos WHO itu juga meminta negara-negara lainnya semakin aktif dalam pengujian dan pelacakan kontak. Sehingga lockdown bisa dibuka dengan aman dan menghindari penguncian lainnya di masa depan.

Baca Juga:   Waduh! Pemerintah Sebut Virus Corona Sudah Menyebar Hingga ke Bandung

“Kita perlu mencapai situasi yang berkelanjutan di mana kita memiliki kendali yang memadai terhadap virus ini tanpa mematikan hidup kita sepenuhnya, atau beralih dari lockdown ke lockdown lain yang sangat merugikan bagi masyarakat,” katanya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here