Nasib Buntung Komplotan Curanmor di Tangan Satreskrim Polresta Bandung Setelah Beraksi Mulus Dipuluhan TKP

  • Whatsapp
Para pelaku tindka pidana kriminal dihadirkan dalam gelar perkara kejahatan di Mapolresta Bandung, Rabu 7 Oktober 2020.(ist)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Lima orang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Bandung. Dari lima orang tersebut, dua diantaranya adalah residivis dengan kasus yang sama.

Kelima pelaku tersebut antara lain berinisial DH (23), AR (37), AJ (57), WS (30) dan AT (24). Dua orang yang sebagai resdivis yakni AR dan AJ. Kelima pelaku adalah spesialis pencurian motor jenis matic dan bebek yang terparkir di depan halaman rumah.

Read More

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menuturkan, aksi pencurian yang dilakukan oleh kelima pelaku tersebut dilakukan di 86 tempat kejadian perkara (TKP). Puluhan TKP tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Cimahi.

“Kelima pelaku ini sudah beraksi sejak Desember 2019 hingga September 2020,” Kata Hendra, saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, 7 Oktober 2020.

Menurut dia, dalam aksinya para pelaku menggunakan astag atau kunci leter T untuk merusak kunci kontak sepeda motor target sasaran. Setelah dirusak, tersangka langsung membawa kabur sepeda motor hasil curiannya itu.

“AR dan AJ adalah residivis yang berpengalaman, dan tersangka ini melakukannya jalan kaki dengan sasaran pada saat orang sedang shalat jumat atau malam hari dan mengincar motor yang terparkir di halaman rumah,” kata dia.

Hendra menambahkan, setelah mendapat pengakuan dan keterangan dari para tersangka, ternyata tidak hanya mencuri kendaraan roda dua saja, melainkan mengambil barang lain berupa tabung gas dan barang elektronik.

Sambung Hendra, selain mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor, Sat Reskrim Polresta Bandung juga menahan SF (19) seorang penadah yang menyalurkan barang hasil kejahatannya untuk dijual kembali.

Kata Hendra, dimana untuk harga satu unit kendaraan bermotor hasil pencurian tersebut dijual oleh para pelaku  kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. “Motif para pelaku melakukan pencurian dan penadahan karena desakan kebutuhan ekonomi,” ucapnya.

Dari tangan pelaku, Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengamankan barang bukti berupa 23 buah tabung gas melon, satu unit laptop merek Acer, dan 25 kendaraan roida dua berbagai merek.

Akibat perbuatannya, kelima pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dan Pasal 481 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(kia/ell)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *