Antisipasi Kinerja Tenaga Pendidik Menurun Akibat Pandemi, Disdik Kabupaten Bandung Lakukan Pembinaan

  • Whatsapp
Sejumalah peserta dari Lima Korwil saat mengikuti Pembekalan Pembinaan Kepegawaian bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan di Aula PKG SDN Soreang 2, Selasa 29 September 2020.(Lily Setiadarma)
Perkiraan waktu baca: 2 menit

NOTIF.ID, KABUPATEN BANDUNG – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Juhana mengatakan tujuan pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan adalah untuk meningkatkan kinerja. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk antisipasi terhadap dampak yang ditimbulkan dari adanya pandemi Covid 19, salah satunya adalah berdampak pada kinerja ASN.

“Meski ditengah pandemi Covid 19, ASN tidak boleh memilki paranoid atau kekhawatiran yang berlebihan. Jadi, tetap harus berkinerja baik,” kata Juhana saat ditemui wartawan disela- sela persiapan Pembinaan Kepegawaian bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan di Aula PKG SDN Soreang 2, Selasa29 September 2020.

Read More

Kegiatan pembinaan ASN tersebut, juga bertujuan untuk menyiapkan hal-hal teknis terkait dengan kenaikan pangkat, baik reguler maupun kenaikan pangkat yang berbasis angka kredit.

“Misalnya guru bisa naik pangkat dengan masa kerja minimal dua tahun dan maksimal empat tahun,” ucapnya.

Diakui Juhana, saat ini masih ada ASN yang tertunda kenaikan pangkatnya. Namun jumlahnya hanya sebagian kecil yaitu guru yang memiliki pangkat golongan IVB. Tertunda karena memang belum memenuhi syarat membuat karya ilmiah. Karya tulis disini berbentuk penelitian.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bandung Juhana ( tengah) didampingi Kepala Korwil Kecamatan Pendidikan Soreang Wawan Sumantri, dan Kepsek SDN Soreang 2  Sugih.(Lili Setiadarma)

“Mereka mungkin sibuk dengan aktivitasnya sehingga mereka kurang fokus untuk karya tulis tersebut,” jelas Juhana.

Kata Juhana, yang diundang dalam kegiatan pembinaan ASN ini yaitu perwakilan dari tiap kecamatan. Untuk selanjutnnya, oleh perwakilan yang hadir disampaikan ke pihak lainnya.

“Di masa pandemi ini, saya berharap kegiatan ini harus dan wajib menerapkan protokol kesehatan. Yang kedua, diharapkan pertemuannya bisa efektif,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Korwil Kecamatan Pendidikan Soreang Wawan Sumantri, mengatakan kegiatan pembinaan pendidikan dan kependidikan ini diikuti oleh lima korwil yaitu Pasirjambu, Soreang, Ciwidey, Kutawaringin dan Rancabali.

“Peserta terdiri dari korwil, pengawas, operator sekolah dan perwakilan. Dan diadakan hanya satu hari,” kata dia.

Hasil dari pembinaan tersebut, ujar dia diharaoopkan semua peserta bisa mengimplementasikannnya dan diharapakan materi dari pembinaan ini bisa disampaikan di tempat kerjanya masing-masing.(lee/ras)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *